173 WBP Rutan Kelas IIB Buntok Jalani Rapid Antigen

oleh -18 views

173 WBP Rutan Kelas IIB Buntok Jalani Rapid Antigen

TEWENEWS, Buntok – Dalam rangka mencegah penyebaran Corona virus Disease 2019 (Covid-19), Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Buntok mengikuti pemeriksaan rapid antigen di Aula Rutan setempat, Minggu (28/02/2021).

Kegiatan ini merupakan hasil dari koordinasi antara Rutan Buntok dengan Dinas Kesehatan Barito Selatan dan UPTD Puskesmas Buntok. Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Ahmad dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, M. Nur turut hadir mengawasi langsung kegiatan tersebut.

Baca Juga :   Korve Pemeliharaan Kapal Patroli Satpolairud Polres Kotim

Sebanyak 173 WBP menjalani rapid test antigen, hal ini sebagai salah satu upaya pendeteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Total penghuni 173 orang telah kita data dan semuanya siap mengikuti pemeriksaan rapid antigen, yaitu dengan mengambil sampel lendir dari hidung melalui proses swab”, tutur Pengelola Data Kesehatan Budy Santoso.

Baca Juga :   Petugas Kesehatan Rutan Buntok Terima Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua

Kepala Rutan Kelas IIB Buntok, Mastur menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan beserta tim dari Puskesmas Buntok yang telah membantu terlaksananya pemeriksaan rapid antigen bagi WBP dengan baik dan lancar.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan dan tim dari Puskemas Buntok sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Rutan Buntok”, pungkas Mastur.

Kepala UPTD Puskesmas Buntok, dr. Zulfantri hadir langsung bersama tim melaksanakan pemeriksaan rapid antigen, sementara itu hasil pemeriksaan dikeluarkan langsung usai pemeriksaan berakhir.

Baca Juga :   Perangi Covid-19, PT. Pamapersada Nusantara Laksanakan Vaksinasi Gotong Royong

“Dari hasil pemeriksaan pada hari ini keseluruhan negatif, semuanya dalam keadaan sehat, tidak ada tanda-tanda dan gejala Covid-19”, ungkap dr. Zulfantri.

(Rg/Tim)