Alhamdulillah, di Barut Tinggal Dua Orang Pasien COVID-19 dalam Perawatan

oleh -71 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Perkembangan COVID-19 di Indonesia masih mengkhawatirkan, meskipun dalam beberapa waktu belakangan persentase kesembuhan meningkat ketimbang konfirmasi posotif. Namun upaya pencegahan penyebaran yang dilakukan pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab barut) terus digalakkan dan nampaknya membuahkan hasil.

Dimana pada hari Senin 8 Maret 2021 jumlah pasien COVID-19 di Kabupaten Barito Utara tidak ada penambahan, bahkan terus menurun. Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 Kabupaten Barito Utara kini hanya tersisa 2 (dua) orang pasien. Dua orang tersebut masih dalam perawatan medis di RSUD Muara Teweh.

Baca Juga :   Inilah Pesan Saber Pungli yang Disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Purei

Juru bicara COVID-19 Kabupaten Barito Utara, sekaligus Kepala Dinas Kesehatan, H Siswandoyo mengatakan bahwa pada hari ini sebanyak 10 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19, sehingga tersisa dua orang yang masih dalam perawatan medis.

Dikatakannya, bahwa jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Barito Utara sebanyak 576 kasus dengan 2 (dua) orang dalam perawatan medis, 553 orang dinyatakan sembuh dan 21 orang meninggal dunia.

Baca Juga :   Antisipasi Penyebaran Covid-19, Mako Polsek Kapuas Timur di Semprot Disinfektan

Jadi dengan kasus COVID-19 yang terus menurun di Kabupaten Barito Utara, diharapkan kepada masyarakat dapat mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran COVID-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi masyarakat diharapkan terus dapat mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan dengan menerapkan 3M, sehingga penyebaran COVID-19 dapat diatasi bahkan dihilangkan dari Kabupaten Barito Utara,” jelasnya.

Baca Juga :   Kepsek SMKN 1 Berharap Sekolah di Masa Pandemi Bisa Tatap Muka

H Siswandoyo menambahkan, pemerintah daerah bersama instansi terkait seperti Polri dan TNI terus menggalakkan program PPKM serta melaksanakan patroli protokol Kesehatan di setiap harinya, hal ini dilakukan dalam rangka menekan angka penyebaran COVID-19 di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

(TWN2/Tim)