AMNBB Laporkan Edy Mulyadi CS ke Polres Barito Timur

oleh -76 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Ucapan Edy Mulyadi berbuntut panjang, usai melakukan aksi damai menyampaikan pernyataan sikap di kantor DPRD terhadap ujaran kebencian yang disampaikan Edy Mulyadi CS, gabungan Ormas dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nansarunai Bela Borneo (AMNBB) kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah resmi melaporkan Edy Mulyadi CS ke Polres Barito Timur, Kamis 27 Januari 2022.

Laporan disampaikan oleh perwakilan AMNBB, Ardianto D Rado, H. Suriansyah, Inani Ngabe Anom dengan diterima pihak Polres Barito Timur.

Adapun tuntutan AMNBB ada 6 point untuk menyikapi ramainya pemberitaan yang sedang berlangsung beberapa hari ini terkait adanya sebuah steatment dari Edy Mulyadi CS yang dinilai sangat menyakiti hati serta merendahkan harkat dan martabat warga Kalimantan.

Masyarakat yang berada di Pulau Borneo/Kalimantan terkhususnya warga Suku Dayak, makadengan ini kami melalui Aliansi Masyarakat Nansarunai Bela Borneo menyatakan sikap.

Pertama, Mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Negara Republik Indonesia terkait dengan pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia ke Pulau Kalimantan tepatnya di Kabupaten Panajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur, guna terciptanya pemerataan pembangunan termasuk di Pulau Kalimantan,

Kedua, mengecam serta mengutuk keras pemyataan Edy Mulyadi CS yang menghina TanahLeluhur dan warga masyarakat Pulau Kalimantan, dengan kata-kata yang tidak beradab mengandung unsur ujaran kebencian dan sara,

Ketiga, menuntut agar Kepolisian Negara Republik Indonesia segera menangkap Edy Mulyadi karena telah melakukan tindak pidana penghinaan serta ujaran kebencian antar ras dangolongan,

Keempat, menerima permintaan maaf Edy Mukyadi CS, tetapi secara luas ucapan yang melecehkandan menghina masyarakat Kalimantan khususnya Suku Dayak tetap diproses secara Hukum Adat dan Hukum positif berdasarkan Undang-Undang yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,

Kelima, meminta kepada Dewan Adat Dayak (DAD) se-Kalimantan agar memanggil danmelaksanakan Sidang Adat terhadap Edy Mulyadi CS sebagai Pelaku penghinaan Masyarakat Kalimantan pada umumnya serta Masyarakat Dayak se-Kalimantan pada Khususnya sesuai dengan aturan Adat Dayak yang berlaku,

Keenam, mendesak agar Edy Mulyadi CS dan PKS mengklarifikasi bahwa Edy Mulyadi CS adalah bukan kader PKS, dan Jika yang bersangkutan adalah Kader PKS sampai dengan saat ini, maka kami menuntut agar Pemerintah pusat membubarkan PKS. Jika Pemerintah tidak mampu membubarkan maka kami warga Kalimantan menolak keberadaan PKS di Bumi Bormeo. (Ahmad Fahrizali).