Anggota Kelompok Tani Linon Besi I Ancam Portal Jalan

oleh -68 views
Lokasi jalan yang akan di portal kelompok tani

TEWENEWS, Muara Teweh – Anggota kelompok tani Desa Linon Besi I, Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara disinyalir akan menutup akses jalan yang kini tengah digunakan oleh salah satu perusahaan untuk mengangkut crew dan sembako ke Desa Linon Besi I. Pasalnya, Kepala Desa disinyalir memberikan izin sepihak tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan seluruh anggota kelompok tani.

Salah satu anggota kelompok tani Desa Linon Besi I, Seduri, mengungkapkan, pihaknya tidak pernah diundang untuk bermusyawarah oleh Kades terkait penggunaan jalan kelompok tani yang kini tengah digunakan oleh perusahaan.

Baca Juga :   "Ngemis" Listrik, Warga Sepakat Penuhi Permintaan Turunkan Spanduk

“Kami tidak pernah diundang musyawarah, itu kan jalan kelompok tani, bukan jalan umum, tapi entah mengapa kok Kades ngasih izin tanpa koordinasi dengan anggota kelompok tani”, keluh Seduri.

Anggota kelompok tani lain menambahkan, pihaknya sangat menyesalkan tindakan Kades yang dianggap sewenang-wenang dalam berbagai hal, terutama masalah izin penggunaan jalan tersebut, bahkan jembatan yang berada di jalan tersebut disinyalir belum di verifikasi oleh pihak Kecamatan, dampak negatifnya juga berpengaruh terhadap warga, yakni tertutupnya lapangan pekerjaan warga yang mayoritas berprofesi sebagai tukang ojek kelotok.

Baca Juga :   Akhirnya, Camat Angkat Bicara Soal Krisis Listrik di Gunung Purei

“Kami sangat tidak suka dengan cara Kades yang seenaknya begini, jembatan disana juga belum diverifikasi, kenapa Kades malah memberikan izin sepihak kepada perusahaan untuk menggunakan jalan tersebut, dan kalau Kades masih tetap pada pendiriannya, jalan itu akan kami tutup”, imbuh anggota kelompok tani yang enggan namanya disebutkan.

Kades Linon Besi I, Suhardi,mengatakan, dirinya hanya mengizinkan pihak perusahaan menggunakan jalan tersebut untuk mengangkut bahan makanan, selebihnya diluar izinnya selaku Kades.

Baca Juga :   Tanah Ulayat Adat Tidak Diakui Kades, Ahli Waris "Ngadu" Ke DAD

“Yang saya izinkan hanya untuk mengangkut bahan makanan, untuk selain itu, saya tidak pernah memberi izin”, tegas Kades yang akrab disapa Kuing tersebut.

Kuing (Suhardi_red) juga menambahkan, dirinya mengizinkan pihak perusahaan menggunakan jalan tersebut karena debit air sungai teweh menyurut, sedangkan bahan makanan untuk para crew harus cepat diantarkan, namun saat ditanyakan apakah izin tersebut hasil koordinasi dengan kelompok tani, Kuing enggan menjawab.(Taufik/Tim)