Astaghfirullah, Anak Bacok Ibu Kandung dan Tantenya Hingga Tewas

983

TEWENEWS, Tamiang Layang – Astaghfirullah, Syain Kadir alias Iin, pengangguran warga Murung Baki Rt 26 Kelurahan Ampah kota Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur(Bartim), tega menghabisi nyawa ibu kandung dan tantenya sendiri menggunakan parang. Ny Bawi,60,(ibu Kandung,red) dan Ny. Hantnah, 70,(tante,red)  tewas dibunuh pada Sabtu (18/11/2018), jam 19.30WIB malam.

Kanit Intelkam Polsek Dusun Tengah, Bripka Marhani, kepada wartawan menyampaikan kronologis kejadian yang menyebabkan dua orang meninggal dunia dan satu luka parah itu bermula saat Tersangka Syain Kadir alias Iin datang sambil membawa parang ke tetangga korban Gafar Alsa alias Bapa Nispi, yang masih dalam persiapan melaksanakan acara pernikahan untuk besok hari.

“Tersangka Kadir datang  sambil marah – marah tidak jelas dan membacok tempat pelaminan yang sedang di buat, sehingga warga yang sedang membantu membuat tempat pelaminan di acara pernikahan tersebut lari dan menghindar dari amukan terlapor,”ujarnya, Minggu (18/11/2018).

Ditambahkannya, setelah itu adik terlapor Dina Mariana,25, yang sedang duduk bersama ibu nya (Ny.Bawi) didepan teras, berhasil merebut parang di tangan tersangka dan berhasil untuk di simpan, tidak lama kemudian tersangka kembali masuk kedalm rumah untuk mencari parang tersebut dan keluar dari dalam rumah  tiba- tiba mengejar Ibu kandungnya, dan langsung mebacok dibagian leher hingga leher korban putus.

Baca Juga :   Ternyata, Tato Bergambar Naga Yang Membuat Nyawa Ujang Melayang

“Setelah itu tersangka mengejar adik korban, namun berhasil menghindar dan mengalami luka bacok  dibagian dada. Kemudian itu tersangka masuk kedalam rumah dan membacok korban Hatniah, yang sedang berbaring didalam kelambu dan mengenai bagian kepala sehingga korban meninggal dunia,”jelasnya.

Kronologis penangkapan di paparkan Bripka Marhani, Setelah menerima laporan dari warga, petugas Polsek Dusun Tengah langsung ke TKP dan kedatangan petugas langsung di kejar oleh tersangka sambil membawa parang dan memukul kaca mobil patroli dengan menggunakan tangan, sehingga petugas menghindar dan dari jarak jauh.

“Petugas meminta agar tersangka menyerahkan diri, namun tidak digubris dan masih berusaha mengejar petugas sambil membawa parang, sehingga dilumpuhkan dengan menembak kaki tersangka,”katanya.

Tersangka  masih berusaha melarikan diri kebelakang rumah, setelah itu tembakan diarahkan ke tubuh tersangka dan mengenai bagain belakang tembus ke bagian perut, kemudian tersangka berhasil diamankan dan dibawa ke Puskesmas Ampah, setelah dilakukan pengobatan dan perawatan akhirnya  meninggal Dunia.(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here