Aswat alias Uwat Bendaharawan Gaji Guru, Ditangkap Polisi

oleh -40 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Bendaharawan gaji guru merangkap Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Aswat alias Uwat (40), harus merasakan dinginnya jeruji besi di tahanan di Mapolres Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Aswat diduga melakukan tindak pidana korupsi menggelapkan tunjangan daerah Mei 2017 milik delapan guru SD, tunjangan daerah Juni 2017 milik 85 guru SD, gaji ke-13 tahun 2017 milik lima guru SD. Uang Rp119 juta telah dicairkan oleh BPD Kalteng, tetapi dipergunakan tersangka untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga :   Tiga Pelaku Judi Gelper di Desa Mukti Sari Diamankan Polisi

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar didampingi Kasat Reskrim, AKP Samsul Bahri, mengatakan tersangka Aswat sudah ditahan polisi, karena telah menggelapkan tunjangan daerah guru SD se-Kecamatan Lahei Barat yang tersebar di 16 sekolah.

“Modus yang dilakukan Aswat, tandas Dostan, Dia menerima rekapan tunjangan daerah dan gaji ke-13 dari setiap kepala sekolah. Tersangka mengajukan ke dinas pendidikan dan setelah disetujui, langsung mencairkan uang  lewat BPD Kalteng. Tetapi hak para guru SD tidak sampai ke tangan mereka, karena habis dipakai AW untuk membayar hutang, berjudi, dan konsumsi pribadi,” ujar Dostan saat konferensi pers, Selasa (11/12/2018) sore.

Baca Juga :   Tunjukkan Eksistensinya, Tim Ojo Loyo Pantang Pulang ke Rumah Kalau Tidak Bawa Tersangka Narkoba

Akibat perbuatannya, Aswat di sangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tipikor juncto Pasal 8 UU Nomor 20/2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31/1999. Dengan ancaman hukuman minimal empat tahun kurungan, maksimal 20 tahun kurungan, serta  denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak Rp1 Miliar.(Tim)