Awal Tahun 2020, Ini yang Banyak Dilayani Disdukcapil Bartim

TEWENEWS, Tamiang Layang – Mengawali tahun 2020 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah, banyak didatangi warga untuk mengurus perbaikan data Kartu Keluarga (KK) dan permintaan cetak e-KTP.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdukcapil Bartim Nakaria F Pundeh “Banyak warga yang mengurus perbaikan data KK, karena ada kesalahan pada data sebelumnya serta perubahan status”, ucap Nakaria saat diwawanca.

Kesalahan data yang banyak diperbaiki seperti nama orang tua maupun data anggota keluarga, selain itu juga perubahan status pekerjaan, pendidikan, perkawinan serta perpindahan.

Menurut Nakaria, dokumen KK merupakan kunci untuk perbaikan data kependudukan lainnya, untuk mengubah status KTP maupun akta harus KK nya dulu diperbaiki baru data lainnya bisa diperbaiki, karena KK merupakan dokumen kunci, bagi data kependudukan lainya untuk menyesuaikan dengan KK, jelasnya.

Saat ditanya ketersedian Blangko e-KTP, diakui Nakaria, bahwa ketersedian e-KTP untuk Bartim sangat terbatas, sesuai hasil Rakor di Jakarta pada tahun 2019 lalu, kita hanya mendapat Seribu keping Blangko, sedangkan Print Ready Record (PRR) atau data siap cetak kita sudah hampir mencapai Tiga Ribuan.

Baca Juga :   Terlibat Sabu Oknum Security Bank di Ampah Diringkus Polisi

Pencetakan e-KTP yang kita prioritaskan adalah bagi pemula yang sudah sampai usia untuk memiliki KTP, pindah datang, perubahan status, PRR.

Bagi warga yang sudah memiliki surat keterangan beberapa bulan itu yang akan kita cetak. Untuk KTP rusak, habis masa berlaku memang tidak diprioritaskan untuk dicetak.

Pemkab Bartim dapat bantuan dari Pemerintah Kalteng alat perekaman KTP-El. Untuk mengganti alat perekaman yang rusak di beberapa kecamatan, tahun ini sudah kita usulkan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Bartim untuk pengadaan 4 unit alat perekaman KTP-El, tutur Nakaria.

Adapun kecamatan yang akan mendapatkan perangkat perekaman KTP-El yang baru nanti yakni Kecamatan Pematang Karau, Benua Lima, Patangkep Tutui dan Kecamatan Awang. (Ahmad Fahrizali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: