Bandar Sabu Di Bartim Ditangkap, 11,31 Gram Sabu Gagal Edar

oleh -132 views

TEWENEWS, Barito Timur – Upaya jajaran Polres Barito Timur (Bartim) untuk memberantas peredaran Narkotika di wilayah hukumnya terus berlanjut. Hasilnya seorang pengedar sekaligus bandar Narkoba jenis sabu di wilayah Ampah Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Bartim, Kalteng berhasil ditangkap oleh petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polres Bartim, Kamis (16/8/2018) pukul 15.30 WIB.

UU (31) warga Tabuk Luar Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah ini tidak berkutik ketika sejumlah petugas dari Satresnarkoba menyergapnya di daerah Ampah II Kecamatan Dusun Tengah dan menemukan barang bukti sebanyak tiga paket diduga sabu yang sempat dibuang tersangka ke semak semak.

Baca Juga :   Cabuli Gadis Dibawah Umur, BY Ditangkap Aparat Polsek Kampar Kiri

“Tersangka sudah menjadi target kami karena berdasarkan informasi dari masyarakat sering melakukan transaksi narkoba. Barang bukti sempat dibuang oleh tersangka, tetapi berhasil kita temukan sebanyak tiga paket,” kata Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan, melalui Kasatresnarkoba AKP Dhani Sutirta.

Baca Juga :   Tato di Tuntut 7 Tahun Penjara Lantaran Sabu, Keluarga ini Tidak Adil

Sebelumnya, petugas melakukan pengintaian dan pembuntutan terhadap tersangka yang dicurigai akan melakukan transaksi Narkoba dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Kemudian petugas melakukan penggeledahan di pondok milik tersangka yang berada tidak jauh dari TKP penangkapan.  Di bawah pohon bambu disekitar pondok milik tersangka petugas menemukan sebanyak sembilan paket narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam kaleng rokok gudang garam.

“Total barang bukti yang berhasil kita dapat sebanyak 12 paket dengan berat 11,31 Gram. Selanjutnya tersangka dan barang bukti kita bawa ke Polres Bartim guna proses lebih lanjut,” ujar Dhani.

Baca Juga :   Ditresnarkoba Polda Kalteng Tangkap Dua Pengedar Sabu TKP Berbeda

Saat ini tersangka mendekam di sel tahanan Polres Bartim untuk proses hukum sesuai Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun pidana penjara.(Bambang/tim)