Bawaslu Barut Gelar Media Gathering dengan Wartawan dan Kominfosandi

TEWENEWS, Muara Teweh – Guna meningkatkan hubungan baik dan sinergi dengan awak media serta meminimalisir pelanggaran Pemilu, Bawaslu Kabupaten Barito Utara (Barut) menggelar kegiatan media gathering dengan mengundang wartawan, tokoh masyarakat, mahasiswa, di aula kantor Bawaslu setempat, Senin (8/4/2019).

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Barut H. Alamsyah, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Barut M. Iman Topik, Ketua PWI Kabupaten Barut (non aktif) Roby Cahyadi serta anggota Bawaslu Barut lainnya.

Dalam paparannya, H. Alamsyah mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan media gathering ini untuk meningkatkan sinergi dengan pihak media/wartawan dan juga Dinas Kominfosandi Barut, sehingga tugas Bawaslu sebagai pengawas pemilu dan wartawan sebagai penyampaian informasi ke publik bisa sinkron dan dapat menekan sengketa maupun pelanggaran Pemilu.

“Dengan terbangunnya komunikasi yang baik dengan pihak media, diharapkan dapat turut mendukung pengawasan untuk suksesnya penyelengggaraan Pemilu, khususnya di Kabupaten Barito Utara ini,” kata Alamsyah.

Menurutnya, sejauh ini Bawaslu sudah menyiapkan satu orang pengawas yang sudah dilatih untuk tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), di desa atau kelurahan juga ditetapkan satu orang pengawas dan di tiap kecamatan ada tiga orang anggota Panwaslu. Namun semua itu dirasa belum cukup untuk menangani semua persoalan-persoalan yang mungkin terjadi tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat maupun awak media.

Baca Juga :   Sinergitas Babinsa Koramil 03/GP Dengan Ulama KH. Fikri Amin

“Intinya, bagaimana kita bisa bersinergi untuk mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu, dengan cara memberikan informasi ke masyarakat sehingga aduan maupun laporan sengketa Pemilu dapat diminimalisir,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Barut M. Iman Topik mengharapkan dengan adanya kegiatan ini, awak media atau wartawan dapat lebih akurat dalam menyampaikan suatu pemberitaan dan tidak ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas atau hoax.

“Di era keterbukaan seperti saat ini, peran media sangat penting, baik itu media cetak, online, elektronik maupun radio, terlebih lagi media sosial karena sangat mempengaruhi kehidupan dan isu-isu yang berkembang di masyarakat. Jadi mari kita sama-sama menangkal penyebaran berita bohong atau hoax,” tutur Kadis Kominfo dan Persandian.

Hal senada juga disampaikan Ketua PWI Kabupaten Barito Utara (Barut) Roby Cahyadi. Dalam paparannya, ia menjelaskan fungsi pers adalah untuk menginformasikan, mendidik, menghibur serta mengawasi atau menjadi kontrol sosial, hal ini sesuai pasal 6 Undang-undang Pers yang menyebutkan funsi pers nasional melakukan pengawasan, kritik, koreksi dan saran terhadap hal-hal berkaitan kepentingan umum.

“Sinergitas kinerja pers dan Bawaslu dalam pengawasan Pemilu merupakan langkah yang positif, tetapi dalam melakukan pengawasan, wartawan tetap mengedepankan tugas dan fungsinya sesuai kode etik jurnalistik,” pungkasnya.(TWN2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: