Bayi Dibuang di Belakang Kantor Disperindagkop Murung Raya, Kini Sudah Diadopsi

TEWENEWS, Puruk Cahu – Masih ingat dengan peristiwa penemuan bayi di belakang kantor Disperindagkop 24 Juni 2019 beberapa waktu lalu. Kini ada kabar gembira, bayi malang itu sekarang sudah mendapat orang tua asuh Yustiman I Dukun SH, dan Totiana S,sos.

Di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Murung Raya, Kalimantan tengah dan Tim Pertimbangan Perijinan Pengangkatan Anak (Tim PIPA) Tahun 2019, telah mengadakan pertemuan Pembahasan Hasil Akhir Penentuan Calon Orang Tua Angkat bayi tersebut.

Kesimpulannya pengasuhan anak tersebut di berikan kepada pasangan Yustiman I Dukun SH, dan Totiana S,sos. beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Rt/Rw 09/03 Kelurahan Beriwit Kecamatan Murung. Pertimbangannya bahwa Pasangan Tersebut sudah 7 Tahun usia pernikahan dan belum mempunyai Anak, alasan lain adalah berdasarkan hasil Pemeriksaan medis bahwa Totiana S.Sos dinyatakan Infertilitas Primer (Tidak Subur). hal ini mendapat restu dari Ketua TIM PIPA Pj.Sekda Murung Raya Ir. Nyarutono Tunjan MM dan Sekretaris TIM PIPA Kadis Sosial Kabupaten Murung Raya Rusine,S.Pd,.M.Pd.

Beberapa waktu lalu, Senin 2 September 2019 diruangan Unit Reskrim Polsek Murung, Kapolsek Murung IPDA Yulyanto telah menyerahkan surat kepada Kepala Dinas Sosial Murung Raya dengan Nomor : B/191/IX/2019/Polsek, tanggal 02 September 2019 perihal Pemberitahuan hasil penyidikan tentang penemuan bayi;

Kemudian pertimbangan hukum untuk mendapat pengakuan Negara terhadap bayi tersebut dan penitipan bayi yang sudah ditunjuk oleh Dinas Sosial, pihak Polsek Murung telah menyerahkan kepada Dinas Sosial untuk melakukan proses selanjutnya sesuai prosedur hukum yang berlaku;

Sehingga, Jum’at 20 September 2019 bertempat di Kantor Dinas Sosial Murung Raya telah dilakukan serah terima Pengalihan Pengasuhan Sementara terhadap anak tersebut dari Dinas Sosial Kab. Murung Raya kepada orang tua asuh sementara yang sudah ditujuk / dan mendapat ijin dari Tim Pertimbangan Perijinan Pengangkatan Anak (Tim PIPA) tersebut diatas;

Baca Juga :   Kepala Disnakertrans Murung Raya Hadiri Pembukaan Pelatihan Green Operator

penyerehan bayi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kab. Murung Raya, Kepala Dinas Dukcapil Kab. Murung Raya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Murung Raya, Kapolsek Murung IPDA Yulianto, S.AP, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Sekretaris Dinas Sosial, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Puruk Cahu dan Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Murung Raya serta Calon Orang Tua Asuh;

Berita Acara Serah Terima Pengalihan Pengasihan Anak Sementara Nomor : 460/ /DISSOS/2019, tanggal 20 September 2019 bahwa ijin pengasuhan anak oleh orang tua asuhnya tersebut diberikan ijin selama 6 (enam) bulan / sampai dengan proses penyidikan/keputusan pihak yang disetujui menjadi orang tua angkat.

Selanjutnya berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak bahwa bayi tersebut akan dilindungi hak-haknya dan menjamin pengasuhan alternatif oleh orang tua asuhnya, sehingga apabila dikemudian hari orang tua asuhnya tersebut tidak dapat melaksanakan pengasuhan alternative tersebut sesuai dengan hak-hak anak, maka orang tua asuhnya akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku;

Kemudian Calon Orang Tua Asuh anak tersebut membuat surat pernyataan tanggal 05 Agustus 2019 yang pada intinya menyatakan bahwa bersedia menjadi orang tua asuh sementara dari bayi tersebut, memahami bahwa pengasuhan anak sementara tersebut masih dalam pantauan Dinas Sosial hingga proses penyidikan selesai.(Asmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: