Begini, Safari Ramadhan Pertama Pemkab Barut di Lampeong Kecamatan Gunung Purei

oleh -55 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Mengawali Safari Ramadhan 1439 H, di bulan Ramadhan ini Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar acara buka puasa bersama di Kecamatan Gunung Purei berlokasi di Masjid Al-Mahabbah Desa Lampeong II.

Acara ini berlangsung sederhana namun penuh sukacita dan kegiatan ini merupakan agenda tahunan pada setiap bulan ramadhan yang bertujuan selain untuk memperkokoh tali silaturahmi dan kebersamaan serta sebagai wujud rasa syukur  dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang  dihadiri oleh Pjs Bupati Barito utara, di wakili oleh Sekretaris Daerah. Hadir juga kepala Kemenag selaku penceramah, Kepala satuan organisasi perangkat daerah, Asisten 1, serta Unsur forum koordinasi perangkat daerah atau yang mewakili.

Baca Juga :   Tak Hanya Viral karena Dirusak, Jembatan Mtw-Jingah Juga Jadi Tempat Pesta Miras

Dalam sambutan Pjs Bupati Barito Utara yang dibacakan oleh Sekda Jainal Abidin, menyampaikan , dalam bulan Ramadhan tahun ini mari kita saling memperkokoh keimanan kita kepada Allah SWT.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah mengapresiasi positif kegiatan ini, marilah kita gunakan  waktu untuk hal  yang bermanfaat, meskipun dalam bulan puasa aktifitas di kantor lebih di persingkat, Mensyukuri dan mengingat nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada kita Serta memanfaatkan bulan suci ramadhan ini dengan hal hal yang positif agar ibadah puasa yang kita laksanakan ini benar-benar kita mendapat pahala,” ujarnya, Kamis ( 24/5).

Baca Juga :   PPKM Darurat, Penerbangan Perdana Wings Air BJM-Mtw Mundur ke 21 Juli

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan masjid Al-Mahabbah Desa Lampeong yang diterima ketua masjid Al-Mahabbah H. Anang.

Baca Juga :   Penerapan PTSP dan OSS Mempermudah Pelaku Usaha Berinvestasi

Menjelang berbuka puasa, hadirin disuguhkan ceramah agama mengenai hikmah berpuasa yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Barito Utara H. Tuaini Ismail, dijelaskan dalam ibadah puasa ini adalah menahan lahiriah diri dari makan dan minuman.

Namun secara dimensi spiritual dari ibadah puasa ini adalah menjaga seluruh anggota eksekutif, tubuh kita yakni mata, telinga, tangan, kaki, perut, kemaluan. Selain berbuka puasa bersama, juga di selenggarakan shalat maghrib, isya dan shalat tarawih berjamaah. (AP/Diskominfosandi)