Bejat!!! Lelaki Paruh Baya Ini Tega Cabuli Anak Umur 11 Tahun

oleh -198 views

TEWENEWS Murung Raya – Seorang pria paruh baya berinisial PM (52) warga Desa Narui, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalteng ditangkap Anggota Polsek Laung Tuhup, jajaran Polres Mura, lantaran diketahui sebagai pelaku tindak pidana pencabulan anak dibawah umur, Sabtu (11/05/2019) siang.

Kapolres Mura AKBP Esa Estu Utama, S.I.K., melalui Kapolsek Ipda Munif Setiyono membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan satu orang tersangka tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur.

“Tersangka PM ditangkap berdasarkan hasil dari laporan keluarga korban dan barang bukti milik tersangka dan dari hasil visum korban,” kata Ipda Munif.

Kejadian asusila tersebut terjadi pada hari Rabu (01/05/2019) sekitar pukul 12.00 WIB dimana saat itu korban yang berinisial CA (11), ibu korban dan tersangka berangkat menuju Sungai Tupuh untuk mencari ikan (Menjala) dengan berjalan kaki, setelah berjalan kurang lebih setengah jam ibu korban pergi menuju ladang untuk mencari sayur dan terpisah dengan korban yang saat itu bersama tersangka mencari ikan dengan cara menjala di pinggir sungai.

Baca Juga :   Polsek Tapung Kembali Tangkap Pelaku Narkoba Bersama Belasan Paket Shabu Siap Edar

Tersangka mengajak korban untuk pergi ke anak Sungai Tupuh (Sungai Tasang) untuk menjala ikan di sana. Setelah sampai di sungai Tasang tersangka dan korban langsung menjalan ikan, akan tetapi dengan alasan tidak dapat ikan, tersangka mengajak korban untuk mencari ketempat lain, setelah sampai di sebuah tempat berupa tepi sungai yang ada bebatuan tersangka memanggil korban “Sini Cu, bantu kakek untuk menyembuhkan mata kakek,”.

Baca Juga :   Nyolong Hp, Wanita Ini Ditangkap Polisi di Desa Kandui

Setelah itu tersangka langsung melepaskan celana dan celana dalam korban, karena merasa gugup dan takut korban tidak bisa berbuat apa-apa, dan saat itulah tersangka melakukan aksi bejatnya terhadap korban.

“Karena merasa takut dan terancam saat itu korban menuruti kemauan tersangka, setelah tersangka selesai nelakukan aksi bejatnya, ia membawa korban langsung pulang. Setelah dekat Desa, korban langsung lari ke rumah, tidakk lama kemudian tersangka menghampiri kerumah dan memberi korban uang Rp. 50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah) untuk jajan. Setibanya ibu korban di rumah, melihat ada sikap korban yang tidak seperti biasanya, keesokan harinya korban menceritakan bahwa ia di setubuhi oleh tersangka dan sebagai orang tua Pelapor merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Pihak Kepolisian untuk ditindak lanjuti,” jelas Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka bahwa aksi bejatnya tersebut dilakukan dengan cara memeluk, mencium dan meraba alat kemaluan korban serta menyetubuhi dan mengiming-imingi akan diberikan uang.

Baca Juga :   Polisi Pastikan Pengusutan SMKN Kandui Berlanjut

“ Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Polres Mura Atas perbuatannya tersebut tersangka dijerat Pasal 81 ayat 1 Jo Pasal 76 D Jo Pasal 82 Ayat 1 Undang undang RI nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara,” tutupnya. (Asmansyah)