Bejo Sugiantoro : Banyak Peluang Namun Gagal Menang Karena Kurang Baik di Penyelesaian Akhir

TEWENEWS, Martapura – Laga sengit pada pekan ke 21 kompetisi Shopee liga 1 tersaji di Stadion Demang Lehman Martapura Sabtu(28/9) antara tuan rumah tim Laskar Antasari menjamu Persebaya Surabaya. Kedua kesebelasan tampil dengan skuad terbaiknya untuk meraih kemenangan.

Tim Barito Putera langsung mencoba menggebrak melakukan serangan ketika wasit meniup pluitnya namun mengalami kesulitan karena Persebaya terlihat lebih siap. Persebaya malah mulai mendominasi permainan diawal awal babak.

Menit ke 5 menerima umpan dari Ruben Sanadi, David da Silva mulai mengancam gawang Barito Putera yang dikawal oleh M Riyandi.

Menit 27 Persebaya hampir mencetak gol melalui Diogo Campos setelah menerima umpan David da Silva. Selanjutnya menit 38 dan 39 dua peluang emas Persebaya kembali gagal dimanfaatkan.

Barito Putera juga punya beberapa peluang lewat Risky Pora, rafael Silva dan Torres namun selalu gagal. Babak pertama berakhir dengan skor 0 : 0.

Memasuki babak kedua Barito Putera mulai meningkatkan serangan.Ada beberapa peluang emas Barito Putera yang juga gagal menghasilkan gol diantara peluang Torres yang gagal mencontek bola meneruskan umpan tarik Rafael Silva.

Menit 67 stadion Demang Lehman bergemuruh usai Rafael Silva menggetarkan jala gawang Persebaya melalui sundulan kerasnya menerima umpan crossing dari Risky Pora.

Serangan berawal dari sisi kiri pertahanan Persebaya, bola liar dikuasai Risky Pora walaupun sempat coba ditutup oleh Ruben Sanadi namun bola mampu dikirim ke depan gawang Persebaya. Bola melewati kepala dua back Persebaya dan tepat diterima Rafael Silva sehingga dengan mudah melakukan sundulan kerasnya.

Baca Juga :   16 Tim Berlaga Dalam Kejuaraan Sepak Bola U 45 Piala Pangdam IV

Seusai pertandingan Bejo Sugiantoro asisten pelatih Persebaya menyampaikan kepada wartawan bahwa gagal meraih kemenangan karena skuadnya kurang baik dalam penyelesaian akhir.

Menurut Bejo, pada laga ini tidak kurang dari enam peluang emas yang seharusnya menjadi gol tapi gagal dimaksimalkan dengan baik.

“Saya mencatat 6 peluang emas, itu bahan evaluasi coach Pikal disampaikan ke saya tadi, finishing menjadi kendala di dua pertandingan ini, banyak peluang terbuang sia-sia,” jelas Bejo.

“Kami akan evaluasi kekurangan per lini, nanti itu tugas coach Pikal. Kami tatap kedepan, kami akan bermain lawan Borneo FC, kekurangan itu akan kami pertajam lagi di kandang sendiri,” tandas Bejo Sugiantoro.

Meski gagal pada laga ini, namun mantan libero Persebaya dan timnas ini mengapresiasi perjuangan Ruben Sanadi dkk yang sudah berjuang maksimal.

“Mewakili coach Pikal, sesuai arahannya, kami terimkasih perjuangan pemain, sudah bermainan bagus, tapi hasil tidak sesuai yang diharapkan,” pungkas Bejo.(Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: