Benarkah Soal USBN SMA 1 Barut Bocor ?

oleh -45 views
Istimewa

TEWENEWS,Muara Teweh – Adanya rasa kecewa yang dirasakan oleh seorang siswa SMA di Muara Teweh yang minta namanya dirahasiakan, perihal dugaan bocornya lembaran Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di sekolahnya.

Penuturan sumber itu, bocornya lembar USBN dinilai tidak mendidik siswa saat menghadapi ujian sekolah. Namun di sisi lain,dirinya melihat ada beberapa kawannya yang telah mendapatkan lembaran ujian serta jawabannya,sebelum hari ujian dilaksanakan.Dia berharap agar USBN SMA yang yang sudah berlangsung dapat diulang kembali.

Baca Juga :   DPRD Bartim Dengarkan Jawaban Kepala Daerah Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD Tahun 2021

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara,Masdulhaq,seolah tidak mengetahui bahwa di wilayahnya sedang berlangsung USBN. Masalahnya, ketika ditemui awak media di ruanganya, (23/03/18),Masdulhaq mengatakan bahwa yang sedang berlangsung di SMA di Muara Teweh hanyalah simulasi ujian.

Kepala SMAN 1 Muara Teweh Rajikinoor sangat yakin bahwa di sekolahnya tidak mungkin ada kebocoran lembar ujian, karena tim panitia di sekolahnya sangat valid dan sudah teruji selama 4 tahun. Namun, Rajikinoor berjanji apabila memang terbukti timnya ataupun staf di sekolahnya ada keterlibatan, akan diberikan tindakan tegas serta memastikan bahwa kegiatan USBN sedang berlangsung di sekolahnya.

Baca Juga :   Cegah Karhutla, Anggota Satpolairud Polres Kapuas Berikan Sosialisasi Pada Masyarakat

Rajikinoor menjelaskan, bahwa file soal-soal ujian yang dibuatkan di kabupaten dibawa ke provinsi (Palangkaraya) untuk divalidasi. Dari Provinsi (Palangkaraya) oleh MGNP file ujian di bawa kembali ke kabupaten. Kemudian di kabupaten, oleh MGNP file ujian diserahkan ke Kepala Dinas Pendidikan.

Baca Juga :   Potret SDN1 Lanjas di Muara Teweh, Satu Ruangan Dibagi Dua Kelas

Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten menyerahakn file ujian ke Ketua MKKS, lalu diserahkan ke Sekretaris MKKS. Dan Sekretaris MKKS menyerahkan file ujian kepada para Kepala Sekolah. Dan terakhir, Kepala Sekolah menyerahkan file ujian ke Ketua Panitia dan tim di sekolah masing-masing.(agustian/mps)