Bentrok Warga vs Polisi, Situasi di Areal PT IMK Mencekam

oleh -226 views

TEWENEWS, Puruk Cahu – Suara tembakan peringatan dari senjata kepolisian terdengar saat ratusan warga ingin merangsek masuk ke areal tambang emas  PT Indo Muro Kencana (IMK), di Kabupaten Murung  Raya, Kalimantan Tengah. Serangan dan lemparan berbagai benda berbahaya dilontarkan warga  kepada anggota kepolisian.

Sebelumnya, Jumat (1/6) siang di aula Kantor Kecamatan Tanah Siang Selatan, kedua belah pihak  warga dan pihak perusahaan, telah menyepakati beberapa  kesepakatan, terkait diperbolehnya warga masuk ke lokasi waste dump untuk mengambil batu buangan PT IMK.

Baca Juga :   Kanit Binmas Polsek Permata Intan Sriyanto Ajak Warga Disiplin Pakai Masker

 

Rupanya hal itu tidak membuat ratusan warga puas. Pada Sabtu (2/6/2018) malam, ratusan massa  memaksa masuk ke lokasi pertambangan. Mereka meluapkan amarah dengan membakar ban.

Karuan saja hal itu membuat  suasana di perusahaan tambang  emas  mencekam, diperkirakan ada  ratusan warga mencoba merangsek memaksa masuk.

Baca Juga :   Tekan Penyebaran Covid-19, Bhabinkamtibmas Polsek Permata Intan Bagi-Bagi Masker

Informasi yang di dapat,  Polisi dan TNI sempat dilempar batu oleh warga, begitu pula dengan warga diketahui ada yang terluka pada bagian kepala kiri yang diduga akibat tembakan gas air mata.

Seorang warga yang di hubunggi menyampaikan, saat itu warga  melakukan negosiasi tetapi tidak mencapai titik temu akhirnya  massa langsung merengsek masuk.

“ Aparat  melakukan tindakan tegas dengan mengelurkan tembakan gas air mata dan siraman air water canon ke arah massa,” ujar sumber tewenews

Baca Juga :   Bupati Mura Berharap MUI Mengutamakan Tingkatkan Akhlak dan Moral Umat

Massa sempat  membubarkan diri. Namun sesaat setelah bubar, ternyata mereka kembali mendatangi pintu gerbang IMK, dan berharap agar mereka tetap diizikan masuk ke lokasi pertambang PT IMK.(Tim)