Peristiwa Kebakaran Beruntun Terjadi di Barut

oleh -79 views
Lokasi Kebakaran di PT Austral Byna Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru

TEWENEWS,Muara Teweh – Musibah kebakaran dalam satu minggu terakhir ini terbilang beruntun,kali ini sebuah bangunan kantor milik perusahaan kayu PT. Austral Byna di Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara,kalimantan Tengah yang ludes dilalap api.

Empat hari sebelumnya peristiwa kebakaran yang menghanguskan delapan rumah penduduk di Desa Jingah Kecamatan Teweh Baru,Rabu(7/3) dan pada keesokan harinya,Kamis (8/3) lima buah Ruko dan tiga Rumah warga di jalan Sengaji Hilir Kelurahan Melayu Habis di lalap si jago merah. 

Baca Juga :   37 Proyek PUPR Barut Senilai Rp. 93,3 Miliar Dipaparkan Kepada TP4D

“Peristiwa kebakaran yang terjadi pada dini hari tersebut pertama kali diketahui oleh Edi (51), Satuan Pengamanan (Satpam)  PT.Austral Byna yang sedang piket,”kata Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kapolsek Teweh Tengah AKP Nandi Indra Nugraha saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan Whatsapp pribadinya, Sabtu (10/3/2018).

Baca Juga :   RSUD Muara Teweh, Dituding Gunakan Dana Hasil Keuntungan untuk Pelesiran ke Bali

Disampaikannya,Saat itu saksi Edi, sekitar pukul 02.00 dinihari mendengar suara tikus yang berlarian diatas plafon dan mencium bau plastik yang terbakar,lalu yang bersangkutan mengecek ke lorong kantor dimana terlihat ada asap. Kemudian melaporkannya kepada Berkat Kurnia (48), selaku Dandru,” terang Nandi. 

Selanjutnya,Berkat Kurnia memerintahkan rekannya untuk menyampaikan peristiwa tersebut kepada pimpinan PT. Austral Byna. “Berdasarkan keterangan para saksi,api melahap bangunan dengan luas 1000 meter persegi tersebut padam dengan sendirinya pada pukul 05.00WIB,” ujar Kapolsek. 

Baca Juga :   Pengurus Cabang IBI Barito Utara Periode 2018-2023 Resmi Terbentuk

Peristiwa kebakaran ini menghanguskan seluruh bangunan kantor yang di bangun pada tahun 1987 itu telah habis beserta isinya,pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka.(Ap