Biaya Pembangunan Jembatan Benao Murni Sumbangan Dari Nadalsyah

oleh -38 views

TEWENEWS,Muara Teweh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara menegaskan, pembangunan Jembatan Benao tidak ada sepeserpun memakai anggaran pemerintah daerah. Infrastruktur itu murni dibangun dari uang pribadi Bupati Barito Utara, Nadalsyah.

“Mungkin karena ketidaktahuan maka pembangunan Jembatan Benao sering disorot melalui media sosial dan media lainnya. Itu karena tidak tahu kalau dana pembangunan dari pribadi Bupati,” ungkap Kepala Dinas PUPR Batara, H Fery Kusmiadi kepada awak media, Minggu (28/12018).

Baca Juga :   Bupati Barito Utara Tinjau Infrastruktur Dalam Kota Muara Teweh

Awalnya, terang Fery, ketika Jembatan Benao itu runtuh, Bupati langsung meninjau lalu menyumbang menggunakan dana pribadi. Kalkulasi kalau diproyekkan ke pemerintah mencapai Rp5 miliar lebih. Tapi Bupati bersedekah dengan menyumbang Rp4 miliar lebih.

“Saat ini sebenarnya tidak ada masalah dibebankan 20 ton atau lebih pun kuat saja. Memang sampai pengecoran terlihat kurang cantik. Solusinya dipotong dan diperbaiki,” urai Kadis.

Baca Juga :   Anggota DPRD Barut Ajak Warga Perangi Hoax Penanganan COVID-19

Sayangnya, Sungai Benao sepanjang tahun 2017 sering dalam, sedangkan pekerjaan baru dapat dikerjakan saat air surut. Sebagai informasi, Jembatan Benao dibangun sepanjang 79,5 meter dengan lebar empat meter. Membentang diatas Sei Benao yang berada di hilir Desa Teluk Malewai.

Jembatan rangka baja yang dibangun dengan sumbangan pribadi H Nadalsyah beserta keluarga merupakan jembatan penghubung dari Desa Benao Hilir, Benao Hulu, Teluk Malewai, Papar Pujung, Jangkang Lama, Jangkang Baru, Nihan Hulu, Desa Luwe hulu, Luwe Hilir, Muara Bakah, Kelurahan Lahei I serta Kelurahan Lahei II.

Baca Juga :   Belasan Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Ops Yustisi yang Dilaksanakan Polsek Teweh Tengah

Tidak hanya menyumbang untuk pembangunan Jembatan Benao, semangat membangun Nadalsyah semakin nyata dengan menyumbang pembangunan jalan arah dalam Lahei, Jalan Simpang Sabuh, Islamic Centre, pengecoran di masjid raya, masjid walur, masjid Montallat, jalan di Tumpung Laung, Jembatan Malawaken dan masih banyak lagi.(agustian)