BMKG Barito Utara Perkirakan Awal Musim Kemarau 2019 Mulai di Bulan Juli

oleh -68 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, hasil perkembangan 10 hari terakhir di bulan Juli 2019 menunjukkan bahwa Barito Utara akan memasuki musim kemarau.

Hal ini disampaikan Kepala Teknisi Bidang Klimatologi BMKG, Nardi kepada wartawan saat memaparkan Prakiraan Musim Kemarau 2019 di ruang kerja BMKG, Rabu (10/7/2019).

Baca Juga :   Tim KRYD Polresta Palangka Raya Gelar Apel Kesiapan Sebelum Laksanakan Patroli

” Prakiraan Awal Musim Kemarau tahun 2019 pada zona 267 yang meliputi wilayah kabupaten Barito Utara dan Murung Raya diperkirakan terjadi pada bulan Juli dasarian I – dasarian III dengan sifat hujan Atas Normal, ” Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Agustus 2019 yang akan datang,” ujarnya.

Nardi mengatakan, dari pantauan BMKG, untuk El-Nino telah berlangsung di Samudera Pasifik, namun masih bersifat lemah. El-Nino kategori Lemah, berlangsung di Samudera Pasifik Ekuator, Samudera Hindia dalam kondisi Netral.

Baca Juga :   Musim Kemarau di Murung Raya, Masyarakat Ramai Ke Sungai Soko

“El-Nino kategori lemah ini ditandai oleh kondisi lebih panasnya suhu muka laut di wilayah Pasifik ekuator bagian tengah diikuti oleh melemahnya Sirkulasi Walker (Angin Pasat Samudera Pasifik Tropis) dari kondisi normalnya,” ungkap Nardi.

Ia menambahkan, kajian historis pengaruh El-Nino Lemah terhadap curah hujan menunjukkan dampak yang tidak nyata terhadap sebaran curah hujan di Indonesia.

Baca Juga :   Waspada, BMKG Ingatkan Potensi Banjir di Barut

” Untuk cuaca kota Muara Teweh dan sekitarnya bisa di liat pada situs resmi milik BMKG di www.cuacabarito.com, saat ini cuaca menunjukan berawan dengan suhu 30 derajat dengan tekanan udara 1012 dengan arah mata angin dari barat daya,” pungkasnya(Tim)