Hubungi Kami

BARITO UTARA

Bos PT. BAK Ediko Tan Raib, Karyawan Geruduk DPRD Barut

Published

on

TEWENEWS, Muara Teweh – Derita karyawan yang kelaparan dan seperti layaknya di jaman penjajahan kolonial, pimpinan PT Berjaya Agro Kalimantan (BAK), Ediko Tan, entah di mana rimbanya. Membuat Pemkab Barito Utara, Kalteng, meradang .

Bupati Barito Utara, menegaskan pemerintah segera memanggil pimpinan PT BAK. Surat dilayangkan Selasa (12/2/2019). Dalam surat juga ditentukan batasan waktu. “Apabila tidak datang, Pemkab Barut akan mengambil sikap. Kami mengundang mereka terlebih dahulu. Nanti dirapatkan bersama Forkopimda dan DPRD,” ujarnya di Muara Teweh, Senin (11/2) malam.

Menurut Nadalsyah, Pemkab Barut bertanggungjawab terhadap para karyawan sebagai masyarakat daerah ini. Tetapi belum bisa melangkah lebih jauh, karena harus menunggu kehadiran pimpinan perusahaan selaku pengambil keputusan. “Kami tidak bisa melihat warga Barut mati kelaparan, tetap harus dicari jalan keluar,” ucap dia di hadapan para karyawan yang nginap di gedung DPRD.

Baca Juga :   Ditinggal di Sawah, Traktor Diesel Raib

Masalah PT BAK berlarut-larut karena sejak awal tidak ada ketegasan terhadap perusahaan sawit tersebut. Sejak Oktober 2018, gaji 433 karyawan tidak dibayarkan karena 1001 macam alasan. Padahal karyawan terus bekerja membanting tulang. Saat karyawan makin ngotot meminta hak-haknya dipenuhi, perusahaan malah berbelit-belit. Belakangan dari tunggakan Rp2,8milir hanya mau dibayakran Rp286 juta dengan alasan menunggu harga sawit stabil (membaik). Opsi ini ditolak mentah-mentah oleh para karyawan.(Tim)

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian