Bupati Ampera Sampaikan Berbagai Permasalahan Bartim Kepada Anggota Komisi VII DPR RI

oleh -46 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Pemerintah kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, terima Kunjungan Kerja (Kunker) Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi PDIP Dapil Kalteng Dr. Ir Willy Model Yoseph, MM di Gedung Pertemuan Umum Mantawara Tamiang Layang, Selasa (10/03/2020).

Pada kegiatan tersebut dipimpin oleh Bupati Bartim Ampera AY Mebas didampingi Wakil Bupati, Sekda turut hadir Forkopinda, Kepala OPD, Camat, Kades, tokoh masyakata dan undangan lainnya.

Kunker yang dilakukan Willy didampingi perwakilan kementerian ESDM, PLN Banjar Baru, perwakilan PT. Pertamina selain menyampaikan paparan, juga dilakukan diskusi dan tanya jawab, untuk menyerap aspirasi dari masyarakat Bartim.

Baca Juga :   Begini Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah Bartim Per 30 September

Bupati Bartim Ampera AY Mebas menyampaikan beberapa permasalahan yang ada di Bartim dihadapan politisi Senayan tersebut , diantaranya bahwa salah satu desa, yaitu desa Dambung berdasarkan Permendagri Nomor 40 tahun 2018 telah menetapkan Desa Dambung Raya sepenuhnya masuk wilayah Tabalong provinsi Kalimantan Selatan, yang mana sebelumnya sebagian merupakan wilayah Bartim.

Pemerintah daerah sudah menyurati Mendagri, mengenai Permendagri Nomor 40 tahun 2018 bahwa kita keberatan dan minta ditinjau kembali.

“Selanjutnya masalah lingkungan yang ahir – ahir ini banyak dikeluhkan warga, baik dampak dari aktifitas pertambangan maupun perkebunan, kalau Pemkab Bartim saja yang menanganinya akan sulit, tentu saja perlu dukungan dari berbagai pihak”.

Baca Juga :   Janji Dinikahi, GN Setubuhi Gadis Dibawah Umur Berulang Kali

Dengan tidak adanya kewenangan pemerintah kabupaten terhadap pertambangan menyulitkan kita untuk melakukan pengawasan, bahkan kita tidak tau tambang mana yang legal dan yang ilegal, papar Ampera.

Menanggapi berbagai masalah di Bartim melalui diskusi, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDIP Dapil Kalteng Dr. Ir Willy Model Yoseph, MM mengatakan “Memang salah satu permasalahan yang dihadapi bangsa kita saat ini, termasuk Kalteng adalah ilegal minning”, ujarnya.

Baca Juga :   Terpapar COVID - 19 di Bartim Hari Ini Bertambah Enam Orang

Baik itu tambang emas, batu bara dan lainnya serta masalah perkebunan sawit yang dampaknya cukup besar yaitu pencemarannya.

Menurut Willy saat ini sedang dilakukan revisi Undang – Undang Minerba nomor 04 tahun 2009, agar nantinya hal – hal yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak,

Seperti galian C perizinannya tidak usah jauh ke provinsi, cukup oleh Bupati atau Camat, sehingga harganya menjadi murah, ini yang akan saya perjuangan nantinya di Senayan, pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)