Bupati Bartim Harapkan 177 Pejabat Yang Baru Dilantik Terus Tingkatkan Potensi Diri

oleh -87 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Bupati Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas, melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bartim di Gedung Pertemuan Umum Mantawara, Jumat (10/01/2020).

Turut hadir pada acara pelantikan tersebut, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri Tamiang Layang, Kejaksaan, Perwira Penghubung Kodim 1012 Buntok, Kepala OPD, Camat dan undangan lainnya.

Sebanyak 177 Pejabat yang dilantik tersebut adalah satu orang staf ahli, enam orang eselon II b, 25 orang eselon III a, 44 orang eselon III b, 87 orang eselon IV a dan 14 orang eselon IV b.

Dalam sambutannya Bupati Bartim Ampera AY Mebas mengatakan ” mutasi dalam jabatan adalah hal yang biasa terjadi dalam suatu organisasi, tak terkecuali di lingkungan Pemkab Bartim”, ucap Ampera.

Baca Juga :   Kapal Polisi XVIII-1005 Ditpolairud Tegas Dalam Sampaikan Imbauan Protokol Kesehatan

Menurut Ampera, maksud dan tujuan mutasi jabatan ini, selain untuk penguatan atau peningkatan kinerja pada Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) juga untuk menciptakan suasana baru, disamping itu untuk mengembangkan kemampuan SDM, potensi diri, sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan hari ini ada beberapa orang pejabat yang mendapatkan promosi tetapi harus membuat surat pernyataan. Apabila ada perampingan organisasi siap ditinjau kembali dan jabatan masih kosong nanti akan di tunjuk Plt dan bagi yang sudah di Plt tetapi belum masuk dalam daftar yang di promosi masih dalam evaluasi.

Baca Juga :   Patroli Prokes Polsek KP. Mentaya Sasar Buruh TKBM

ASN juga dituntut untuk terus berkarya meningkatkan prestasi, mengembangkan kreativitas, menjaga kedisiplinan serta menjalin komunikasi dan koordinasi dengan baik antara atasan dan bawahan, dalam rangka menumbuhkan mentalitas kerja yang positif.

Ditambah orang nomor satu di Bartim tersebut, pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian dari proses mutasi jabatan yang dijalankan dalam upaya pembinaan dan pengembangan karir terhadap PNS.

“Proses harus dilihat dari kepentingan sisi yang lebih luas, yaitu demi percepatan pembangunan khususnya di bartim Guni Jari Janang Kalalawah”. Penempatan seseorang dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, administrator dan Pengawas akan membawa konsekuensi pada pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab yang seharusnya selalu berorientasi kepada keberhasilan visi dan misi yang diemban oleh organisasi.

Baca Juga :   Kepala Puskesmas Hayaping Imbau Masyarakat Agar Menjaga Kesehatanya

Jabatan adalah amanah yang berisikan tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan kepada orang yang dinilai telah menunjukkan pengabdian, kesetiaan, loyalitas, disiplin, dedikasi terhadap tugas yang dipercayakan.

Oleh karena itu sebagai konsekuensinya saudara dituntut untuk mampu melaksanakan tanggung jawab atas jabatan yang saudara emban, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku, sebagai wujud pengabdian yang dilandasi keikhlasan dan bermuara pada pelayanan publik yang optimal.

Ampera juga berpesan, dalam melaksanakan tugas dan jabatan yang dipercayakan hendaknya saudara – saudara senantiasa berupaya mengembangkan kemampuan dan meningkatkan potensi diri secara profesional, mampu memberikan keteladanan disertai perbuatan yang tidak tercela, yang pada akhirnya akan terbentuk aparatur yang mampu menjawab tantangan tugas, mempunyai integritas diri dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, tutupnya. (Ahmad Fahrizali)