Bupati Bartim Harapkan Komonikasi Sosial Akan Pererat Hubungan TNI dan Masyarakat

oleh -21 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Komonikasi sosial antara pemerintah kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah dengan keluarga besar TNI-AD Kodim 1012 Buntok, diharapkan mampu memelihara serta meningkatkan keeratan hubungan dengan segenap komponen bangsa, guna mewujudkan saling pengertian dan kebersamaan.

Hal tersebut disampaikan Bupari Bartim Ampera AY Mebas “Pembinaan teritorial (Binter) adalah suatu cara yang diselenggarakan oleh satuan jajaran TNI AD yang berhubungan dengan kegiatan untuk memelihara serta meningkatkan keeratan hubungan dengan segenap komponen bangsa guna mewujudkan saling pengertian dan kebersamaan”, ucap Ampera pada kegiatan Binter terpadu komonikasi sosial di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Mantawara Tamiang Layang pada selasa (05/11/2019).

Baca Juga :   Pemkab Bartim Sebaiknya Lakukan Mediasi Dengan PPDI Sebagai Upaya Damai

Sehingga menimbulkan keinginan masyarakat untuk berpartisipasi pada pertahanan negara, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dengan berkomunikasi sosial, setiap prajurit TNI dituntut memiliki kemampuan yang baik dan fleksibel untuk bergaul dengan masyarakat, sehingga apa yang menjadi tugas pokok dan keinginan yang terbaik bagi kehidupan berbangsa dan bernegara akan menjadi pemahaman yang sama bagi seluruh komponen bangsa.

Baca Juga :   Bantu Pelaksanaan Vaksinasi, Polresta Palangka Raya Lakukan Pengamanan Gudang Vaksin Covid-19

Kita tidak dihadapkan dengan situasi konflik bersenjata, lanjut Ampera walaupun pada beberapa daerah ada gerakan separatis yang secara terang-terangan membuka konflik bersenjata. Kita dihadapkan pada suatu ancaman non konflik senjata, yang dapat mengancam keselamatan negara jika tidak disikapi dan diantisipasi secara tepat.

Untuk menghadapi ancaman yang tidak berbentuk konflik bersenjata diperlukan pemahaman dan kerjasama dari semua komponen yang ada, kebersamaan dan kerjasama pemerintah, TNI Polri dan rakyat untuk menghadapi ancaman non fisik senjata tersebut sangat diperlukan, salah satu diantaranya dengan mengadakan komunikasi sosial.

Baca Juga :   Personel Marnit Pegatan Terus Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Orang nomor satu di Bartim tersebut menjelaskan, komonikasi sosial merupakan salah satu sarana yang efektif dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, guna memelihara dan mempererat hubungan serta meningkatkan kebersamaan antara TNI, Polri dengan segenap komponen bangsa, diharapkan melalui komunikasi yang dialogis saling memberikan masukan dan informasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa ini, jelasnya.

Sehingga diperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan, sekaligus melalui kegiatan pembinaan teritorial ini akan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat kabupaten Bartim dan juga komponen lainnya guna menjaga stabilitas daerah Bartim, pungkasnya. (Ahmad F)