Bupati Barut Resmikan Penggunaan Pasar PBB dan 6 Pasar Rakyat Lainnya

oleh -126 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Nadalsyah meresmikan penggunaan Pasar Bebas Banjir (PBB) sekaligus Pasar Lahei II, Pasar Kamawen, Pasar Ketapang, Pasar Jamut, Pasar Montallat dan Pasar Tumpung Laung yang pelaksanaannya dipusatkan di Pasar Bebas Banjir Muara Teweh, Senin (4/2/2019).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa disamping memiliki fungsi ekonomi kerakyatan, pasar juga merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli, saling menyapa dan terjadinya interaksi sosial diantara masyarakat.

Mengingat fungsi penting itulah, maka Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah merumuskan sebuah program maupun kebijakan yang strategis sebagai bentuk implementasi komitmen nyata untuk tahun-tahun mendatang tetap mengalokasikan anggaran dalam rangka melakukan rehab los-los pasar yang rusak, memperbaiki dan menambah fasilitas-fasilitas penunjang hingga membangun baru pasar-pasar rakyat sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang tersebar di seluruh Kabupaten Barito Utara.

Baca Juga :   Siagakan Personilnya di Beberapa Stasiun, Dandim 0501/JP BS Juga Berikan Tips Aman Mudik

Ia berharap, bangunan pasar yang sudah ada saat ini dirawat dengan baik, dijaga dan dipelihara kebersihan dan keindahannya agar tidak terkesan kumuh, kotor, sehingga pada gilirannya mampu menjadi fasilitas publik yang dapat dibanggakan dan dapat menambah nilai lebih terutama dalam indikator penilaian penghargaan adipura.

Baca Juga :   Gubernur Tinjau lahan Pertanian di Teweh Timur

“Manfaatkan bangunan pasar ini dengan sebaik-baiknya untuk memasarkan hasil-hasil kegiatan usaha pertanian, kerajinan maupun hasil usaha kecil lainnya, kata Nadalsyah.

Dikatakannya, Kepada para pengelola pasar yang sudah ditunjuk dan terorganisir agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai ujung tombak fasilitasi pelayanan antara pihak pemerintah daerah dengan para pedagang pasar agar dapat menjalin komunikasi.

“Kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara, agar terus memantau dan mengawasi perkembangan pasar,” imbuhnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara, Drs. H. Hajrannor, melaporkan jumlah anggaran yang terserap secara keseluruhan untuk pembangunan pasar bebas banjir sebesar Rp.10.460.690.000, (Sepuluh Milyar Empat Ratus Enam Puluh Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah).

Baca Juga :   Pemkab Dituding Tak Berdaya Hadapi Pencemaran Sungai Akibat Kegiatan Perusahaan

Acara peresmian pasar rakyat yang dirangkai dengan tasyakuran tersebut di hadiri Ketua DPRD Set Enus Y Mebas, SE, M.IP, Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra SH, Sekretaris Daerah Ir. H. Jainal Abidin, M.AP, Unsur Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Kepala Perangkat Daerah dan Tamu Undangan lainnya. (TWN2/Diskip)