Cari Penyebab Kelangkaan Gas elpiji 3 Kilo Gram, Disdagrin Turunkan Petugas

oleh -48 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Kelangkaan gas elpiji 3 kilo gram diwilayah Kabupaten Barito Utara (Barut) terus berlanjut, masyarakat meminta kepada pemerintah daerah agar mencari solusi terkait masalahan ini.

Selain sulit di dapat gas elpiji 3 kilo gram ini, harga di tingkat pengecer juga melambung tinggi yakni Rp 50-55 ribu pertabung.

Kepala Dinas  perdagangan dan perindustrian ( Disdagrin) Barut Drs H Hajrannor mengatakan,bahwa pihaknya telah menurunkan petugas kelapangan untuk mencari tahu apa penyebab hingga terjadinya kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilo gram tersebut.

Pihak Disdagrin juga berencana akan melaksanakan hearing bersama anggota DPRD, dengan memangil agen, pangkalan, dan sub pangkalan yang ada di wilayah ini.

“Saat hearing nanti kita akan jelaskan, berapa jumlah tabung gas yang diterima dan harga yang di jual kepada  para agen, pangkalan, dan sub pangkalan yang ada, agar permasalahan ini bisa  menjadi terang benderang,” ujar Hajrannor, Selasa (26/2).

Menurut Hajrannor, bahwa berdasarkan data pada tahun 2018 lalu untuk kuota di wilayah Barito Utara berjumlah kurang lebih 1,8 ribu metrik ton pertahun untuk tabung gas elpiji 3 kg. Sementara, untuk 2019 bertambah menjadi 2 ribu metrik ton lebih.

“Jadi untuk kuota tabung gas elpiji 3 kg ini meningkat dari tahun sebelumnya,” ujar Hajrannor, seraya menambahkan bahwa pihaknya sambil menunggu  petugas yang turun kelapangan untuk mencari data terkait kelangkaan ini.(TWNS2)