Cegah Bahaya Narkoba, Ditpolairud Ajak Masyarakat Pesisir Untuk Memerangi Narkoba

oleh -7 views

Kumai – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalteng khususnya Markas Unit (Marnit) Kumai melaksanakan imbauan tentang bahaya narkoba, Rabu (09/06/2021) pagi.

Narkoba adalah musuh bersama, musuh bangsa dan negara, maka untuk memerangi narkoba Ditpolairud Polda Kalteng khususnya Marnit Kumai memerangi narkoba dengan memberikan imbauan tentang bahaya narkoba dan sanksi hukum bagi para pelaku narkoba kepada masyarakat di wilayah pesisir Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat.

Baca Juga :   Lakukan Pemeriksaan Kapal-Kapal di Das Kapuas

Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Pitoyo Agung Yuwono, S.I.K., M.Hum. melalui Kepala Markas Unit Kumai Bripka Tandri Sekman mengatakan, kegiatan ini menjadi komitmen kami di Ditpolairud Polda Kalteng untuk memerangi peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang dengan melaksanakan upaya preventif dan persuasif berupa pemberian imbauan kepada masyarakat agar menjauhkan diri dari jeratan narkoba.

Baca Juga :   Kasat Sabhara Bersama Kapolsek Bangkinang Barat Bagikan Masker di Pasar Kuok Kampar

“Masyarakat harus tahu bahwa penyalahgunaan dan pengedar narkoba biasa diancam dengan tindak pidana yang berbeda mulai dari ancaman hukuman 4 tahun penjara hingga 20 tahun penjara bahkan bisa dihukuman mati,” katanya.

Oleh karena itu, Bripka Tandri meminta kepada masyarakat pesisir Kumai agar melaporkan apabila ada seseorang atau sanak saudara yang terlanjur sudah melakukan penyalahgunaan narkoba supaya bisa dilakukan upaya rehab terhadap penyalahguna tersebut.

Baca Juga :   Disiplinkan Warga Untuk Patuhi Protokol Kesehatan, Polres Seruyan Gelar Ops Yustisi

Melalui imbauan dan sosialisasi yang dilakukan diharapkan agar masyarakat bisa memahami terkait bahaya serta sanksi hukum terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Imbauan ini kami sampaikan demi kebaikan bersama, mari saling jaga keluarga dan anak-anak kita dari bahaya narkoba agar bisa menjadi generasi penerus bangsa dari cengkraman narkoba dan obat-obat terlarang,” tambahnya. (TH)