Ciptakan Situasi Aman Dan Kondusif Polres Cilacap Amankan Dua Copet dan Lima Pelaku Pencurian

oleh -35 views

TEWENEWS, Cilacap – Satreskrim Polres Cilacap, menangkap dua pelaku copet yang melancarkan aksinya saat keramaian di Alun-alun Cilacap dan lima pelaku pencurian sasaran SD. Hal tersebut disampaikan Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, S.I.K., M.H. saat Konferensi Pers di Polres Cilacap, Jumat (5/4)

Menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat telah kehilangan sebuah telepon genggam yang sebelumnya dimasukan ke dalam saku celana depan sebelah kanan.

Baca Juga :   Dengan Blue Light Patrol, Polda Kalteng Cegah Kejahatan Jalanan

Saat korban bersama teman-temannya sedang berjoget di Alun-alun Cilacap dalam rangka HUT Cilacap (31/3/2018), kemudian pada saat berdesak-desakan tiba-tiba korban merasakan ada orang yang merogoh saku dan mengambil HP miliknya tetapi korban tidak tahu siapa yang mengambil hp milik korban.

Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan ke Polsek Cilacap Tengah. FD (18) dan IF (17) ditangkap karena diduga sebagai komplotan copet lalu salah satu nya diamankan dan digeledah tasnya kedapatan 5 buah HP yang diduga hasil dari mencuri.

Baca Juga :   Resnarkoba Polres Kampar Tangkap Seorang Pengedar Shabu di Desa Pulau Sarak Kampar

Selanjutnya SST (19), MB (16), MN (16), SP (17), dan IM (16) Warga Kecamatan Majenang ditangkap Satreskrim Polres Cilacap karena telah membobol SD Negeri kawunganten 02 dan SD Negeri 03 Sendangasari Majenang dan kurang lebih 30 TKP yang merupakan Sekolah Dasar di wilayah Barat, Kabupaten Cilacap.

Baca Juga :   Koordinator BPP Kecamatan Raren Batuah, Lakukan Pengubinan Jagung Varietas NK 212

Kapolres mengungkapkan bahwa kelima pelaku tersebut merusak pintu dan mengambil barang elektronik serta uang yang ada di sekolah.

Polisi menyita barang bukti berupa uang pecahan senilai Rp. 1,5 juta, 2 bilah senjata tajam, 2 unit Laptop, serta 3 buah proyektor.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara lebih dari 5 tahun,” ungkap AKBP Djoko Julianto.(Totong/Sumber Humas Polres Cilacap)