Hubungi Kami

BARITO TIMUR

Dalam Sehari Polres Bartim Gulung Dua Orang Budak Sabu di Tempat Berbeda

Published

on

TEWENEWS,Tamiang Layang – Polres Bartim melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bartim dengan di back up oleh anggota Sat Intelkam kembali menggulung dua orang budak sabu ditempat yang berbeda, Selasa (5/3/2019).

Kedua orang budak sabu tersebut yakni Fahrul alias Arul (24) warga Desa Pasar Panas, RT.01, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan dan Sahrani alias Ambik (35) warga Desa Karangan Putih, RT.01, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Provinsi. Kalimantan Selatan.

Fahrul ditangkap dijalan A Yani RT 02 Desa Banyu Landas Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur, sekitar jam 12 .30 WIB denga barang bukti satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,29 gram, satu buah Handphone merek Nokia warna biru, satu unit Sepeda Motor Honda Beat warna Hitam Nomor Polisi  DA 6350 HW beserta anak kunci dan satu lembar STNK Sepeda Motor Honda Beat DA 6350 HW.

Sedangkan Sahrani yang merupakan tangkapan hasil introgasi dan pengembangan dari tersangka Fahrul yang ditangkap sebelumnya, ia dirumahnya Desa Karangan Putih RT 01 Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong, Kalsel sekitar pukul 13.45 Wib dengan barang bukti berupa satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,37 gram, satu buah Handphone merek Nokia warna hitam, satu buah botol kecil warna hitam, satu pak plastic klip bening, Uang Tunai Rp 350ribu dan satu buah sendok dari plastic piber.

Baca Juga :   Polresta Sidoarjo Hadiahi Timah Panas Buat Pelaku Curanmor

Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy, SIK melalui Kasat Narkoba Polres Bartim AKP Dani Sutirta membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Kedua tersangka dan barang bukti sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” ujar Kasat Narkoba di Tamiang Layang, Selasa (5/3/2019).

Kedua budak sabu tersebut disangkakan dengan pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun penjara, maksimal 20 Tahun penjara. (TWN5)

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian