Hubungi Kami

NASIONAL

Danramil 03/GP Kapten Inf. Jefriansen Sipayung, SE : Dirgahayu Kavaleri TNI AD Ke-69 “TRI DAYA CAKTI”

Published

on

TEWENEWS, Jakarta Barat – Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/GP Kodim 0503/JB Kapten Inf. Jefriansen Sipayung, SE mengucapkan hari ulang tahun kepada Korps Kavaleri TNI AD yang ke-69, yang jatuh tepat pada hari Sabtu 9 Februari 2019.

“Kami atas nama Keluarga Besar Satuan Koramil 03/Grogol Palmerah Kodim 0503/Jakarta Barat mengucapkan Dirgahayu Kavaleri TNI AD yang Ke-69 ‘TRI DAYA CAKTI’, ” tegas Danramil 03/GP Kapten Inf. Jefriansen Sipayung, SE.

“Korps Kavaleri saat ini telah berusia ke-69 tahun. Banyak pengalaman yang tentunya telah Korps Kavaleri dapatkan selama 69 tahun tersebut, bersama pasang surutnya perjuangan bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan,” ujar Danramil 03/GP yang kerap disapa Bang Jecko atau Kapten Jefry ini.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, kata ‘Kavaleri’ berasal dari bahasa Latin caballus dan bahasa Perancis ‘Chevalier’ yang berarti “kuda”. Awalnya istilah kavaleri mengacu kepada pasukan khusus berkuda, namun dalam perkembangan zaman, kavaleri bertempur dengan menggunakan kendaraan lapis baja

Sejarah Kavaleri menyebutkan bahwa Embrio Kavaleri Angkatan Darat mulai timbul selama perang kemerdekaan. Pertempuran di Surabaya pada bulan Nopember 1945 yang melibatkan beberapa pemuda Indonesia diantaranya pemuda Soebiantoro yang dikemudian hari menjabat sebagai Danpussenkav. Pada saat itu para pejuang telah menggunakan beberapa kendaraan tempur (Ranpur) Panser hasil rampasan dari Jepang, Belanda dan Inggris untuk melawan tentara Sekutu.

Baca Juga :   Kapolsek Instruksikan Bhabinkamtibmas Terjun Langsung Sosialisasi Millennial Road Safety Festival

Kendaraan tempur hasil rampasan tersebut telah digunakan di beberapa daerah antara lain pada akhir Desember 1949 di Palembang dan awal tahun 1950 di Pulau Jawa dan Medan. Didorong oleh semangat, tekad dan cita-cita yang kuat untuk mempertahankan kemerdekaan, meskipun hanya menggunakan alat dan peralatan yang serba terbatas, para pemuda menggabungkan Ranpur hasil rampasan perang untuk membentuk organisasi satuan berlapis baja.

Selanjutnya pimpinan Angkatan Darat pada saat itu mengeluarkan Surat Keputusan pembentukan organisasi satuan lapis baja, dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat nomor : 5 / KSAD / Pntp / 50 tanggal 9 Februari 1950 tentang pembentukan satuan Berlapis Baja. Oleh karena itu maka pada tanggal 9 Februari 1950 ditetapkan sebagai hari jadi Kavaleri.

“DIRGAHAYU KORPS KAVALERI TNI AD yang ke-69, TRI DAYA CAKTI” (M.Solichin)

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian