Dendam Pribadi Anak Punk, Keroyok Kawannya Hingga Babak Belur

oleh -41 views

TEWENEWS, Ponorogo – Waspadalah terhadap orang yang baru anda kenal, atau orang terdekat anda. Pasalnya tiga pekan lalu, di tepi Jalan Raya Siman, tepatnya di Depan UNIDA Gontor, masuk Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, terjadi pengeroyokan yang di lakukan oleh anak Punk.

Peristiwa bermula saat  NNH (15), warga Desa Maguhan, Kecamatan Sambit, mengajak pesta minum-minuman keras, dengan anak Punk yang lain di teras bengkel, di tepi Jalan Raya Siman, tepatnya di depan UNIDA Gontor, Senin (14/1) subuh sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca Juga :   Bukan hanya kepada anggota wakapolsek pun dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki mako

Lantaran tersangka ADS (19) warga Desa Jalen, sudah punya dendam pribadi terhadap NNH, karena pernah di tinggal di wilayah Slahung, Ia langsung memukuli dan menendang korban, selanjutnya tersangka MBVC (24) dan DT (21) juga ikut menendang, dengan di sertai pemukulan terhadap korban dengan sebuah ban mobil bekas pada bagian tengkuk korban.

Usai di keroyok, korban ikut tersangka ADS pulang kerumah kerabat korban di wilayah Mlarak, baru pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB, korban pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki. Sesampai dirumah ia menceritakan kejadian yang dialami kepada kakaknya, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siman.

Baca Juga :   Babinkamtibmas Polsek Perak, Gencar Sosialisikan Tangkal Hoax di Tahun Politik

“Atas laporan kerabat korban AG (18) alamat Desa Siwalan Kecamatan Mlarak, serta HE (30) alamat Desa Maguhan Kecamatan Sambit. Selanjutnya unit Reskrim Polsek Siman, Kamis (31/1) telah melakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku yang patut diduga telah melakukan tindak pidana bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang, ” ucap AKP Dwi Agus Cahyono.

Baca Juga :   Keluar dari Penjara Mantan Kades Desa Ipu Askameng di Bacok Sukarni

“Dari kejadian ini kami mengumpulkan Barang Bukti, satu buah Ban Mobil Bekas Merk Gajah Tunggal Ring 13, kemudian korban kami mintai untuk divisum et revertum, ” terang Kapolsek siman AKP Dwi Agus Cahyono.

lanjut Kapolsek siman AKP Dwi Agus Cahyono,”Akibat kejadian ini Korban mengalami kesakitan pada mulut dan kepala, ” pungkasnya.(Joko.s/Tim)