Dewan Dituding “Kuasai” Proyek Dinas Kesehatan Barut

oleh -31 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Kementerian Kesehatan di tahun 2020 ini memfokuskan lima masalah kesehatan. Yakni Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI/AKB), pengendalian Stunting, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Germas, dan Tata Kelola Sistem Kesehatan.

Sayangnya di Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, rumor tak sedap justru mewarnai kegiatan proyek pembangunan Dinas Kesehatan setempat. Berbagai sumber menyebutkan, bila kegiatan proyek di Dinkes Barut, dikuasai oleh anggota DPRD Barut melalui dana aspirasi.

“Ya, kegiatan proyek pembangunan fasilitas, sarana dan prasarana kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Barut dikuasai para anggota DPRD Barut. Khususnya kegiatan yang dananya dari aspirasi dewan”, ungkap sumber tewenews.com di Muara Teweh, Kamis (12/3/2020).

Baca Juga :   CEK SERTA AWASI ANGGOTA YANG MELAKSANAKAN APEL PAGI, PROPAM UNIT PROVOS POLRES SERUYAN MELAKUKAN PENGAWASAN PELAKSANAAN APEL PAGI PADA APEL SATFUNG

“Anggota dewan di jatahi oleh Pemkab  Barut, memasukan kegiatan pada masing-masing SKPD yang dinamakan dana aspirasi. Pagu dana berjumlah miliaran, jadi setiap dewan yang memasukan dana aspirasi dalam program kegiatan di SKPD, yang nantinya mengerjakan proyek tersebut. Tahun ini dana aspirasi dewan banyak masuk kegiatan di Dinkes Barut”, tambah sumber.

Baca Juga :   Polres Lamandau Laksanakan Olahraga Pagi

Terkait itu, PLt Kepala Dinkes Barut Siswandoyo malah tak menampiknya. Bahkan ditegaskan, bahwa kegiatan proyek di Dinkes Barut untuk APBD murni 2020, sudah habis dibagikan kepada anggota DPRD Barut, karena dana aspirasi dimasukan dalam program Dinskes Barut tahun ini.

“Kegiatan pekerjaan tahun ini di Dinkes Barut, banyak punya aspirasi,” kata PLt Kepala Dinkes Barut Siswandoyo .

Tapi pernyataan PLt Kepala Dinkes Barut Siswandoyo justru dibantah oleh salah satu anggota DPRD Barut, H. Tajeri. Menurutnya itu kabar atau pernyataan bohong. Karena dirinya tidak secuilpun ada kegiatan proyek di Dinkes Barut.

“Nanti ketemu dengan PLt Kepala Dinkes Barut, perlihatkan WA ku. Kabar itu bohong saya tidak ada satupun punya kegiatan proyek di Dinkes Barut. Tolong jangan menjelekkan anggota dewan, tapi entah oknum anggota lain, itu urusan mereka”, tegas Tajeri melalui pesan Wasthapp saat di konfirmasi permasalahan tersebut.(Tim)