Di Beritakan Soal Kerja Proyek Gunakan Kendaraan Dinas, Keluarga Wartawan di Marahi

TEWENEWS, Malaka – Calon Anggota Legeslatif Kabupaten Malaka, Markus Bria Suami Camat Malaka Timur, memarahi Keluarga Wartawan Berinisial Ricky Anyan. Kemarahan itu di duga lantaran pemberitaan pengerjaan proyek ADD dengan menggunakan kendaraan dinas.

Hal itu diungkapkan oleh paman wartawan bernama Melkianus Bere, Sabtu (19/1). Dikatakannya, pada Rabu (16/1) lalu, ia mendapat telepon dari Markus Bria, Caleg DPRD Malaka partai Golkar. Markus merupakan suami Camat Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Perbatasan RI-RDTL tersebut memarahi Melki, soal pemberitaan yang dibuat oleh keponakannya.

Melki, awalnya hanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh Markus. Namun, lama-kelamaan Melki pun menjadi gerah dengan ocehan Markus. Melki coba menjelaskan bahwa sebenarnya dirinya tidak tahu-menahu soal pemberitaan tersebut. Melki pun sebenarnya belum membaca berita tersebut.

“Saya waktu itu bilang kalau saya belum membaca berita itu. Dia malah bilang kalau saya sudah tahu soal berita itu karena wartawan yang menulis berita itu adalah keponakan saya,” ujar Melki menceritakan kembali percakapan dirinya dengan Markus via Telepon seluler.

Melki, sudah menjelaskan kepada Markus, bahwa walaupun wartawan adalah keponakannya, namun terkait pemberitaan bukan menjadi urusannya. Melki bahkan tidak pernah mengintervensi wartawan dalam hal pemberitaan.

“Walau dia wartawan, tapi saya tidak pernah ada urusan dengan semua pemberitaan yang dia buat. Itukan profesinya dan saya menghargai itu. Kalau memang ada sesuatu terkait pemberitaan, silahkan konfirmasi langsung ke orangnya, bukan malah memarahi saya yang tidak ada urusan dengan profesinya”, ujar Melki.

Markus ketika dikonfirmasi terkait pengerjaan proyek menuturkan bahwa seharusnya sebuah pemberitaan itu ada konfirmasi dua arah agar berita itu berimbang.

“Kau seharusnya ingat saya juga. Melki itu siapa, saya itu siapa? Kita ini masih keluarga to. Masyarakat yang lapor itu juga kita pun (punya_red). Jadi kalau mau tulis berita, tolong konfirmasi juga ke saya,” ujar Caleg DPRD Kabupaten Malaka dari Partai Golkar itu.

Baca Juga :   Sekda Bartim Imbau ASN Maupun Masyarakat Agar Saling Menghormati

Lebih lanjut dikatakan bahwa dirinya tidak ada kontrak kerja dengan Kepala Desa Raiulun terkait proyek tersebut. Dirinya hanya membantu Kepala Desa Raiulun.

“Saya tidak ada kontrak kerja dengan kepala desa. Itu murni proyeknya kepala desa, saya hanya membantu”, ujar Markus.

Markus juga mengelak bahwa dirinya sama sekali tidak menurunkan material menggunakan kendaraan dinas Kecamatan Malaka Timur.

Sebelumnya diberitakan media ini terkait pengerjaan ruas jalan Dusun Nekto, Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka diduga dalam pengerjaannya menggunakan mobil dinas Camat Malaka Timur. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang warga Desa Raiulun yang tak ingin disebutkan namanya pada, Sabtu (12/1/2019).

Pengerjaan jalan dengan menggunakan ADD senilai sekitar 64 juta Rupiah tersebut, dikerjakan oleh suami camat Malaka Timur, Markus Bria.

Menurut pengakuan warga, Jumat (11/1) siang, Markus Bria mengantar material berupa semen dengan menggunakan mobil dinas Camat Malaka Timur.

Selain mobil dinas Camat Malaka Timur, pihak kontraktor juga mengisi air pada fiber yang digunakan untuk pengerjaan proyek itu dengan menggunakan mobil tangki air milik Pemda Malaka. Mobil tangki air bantuan Kementerian PUPR itu sebenarnya disediakan oleh Pemda Malaka untuk membatu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih secara gratis.

Camat Malaka Timur, Kristina Ngadji yang dikonfirmasi media ini membantah bila mobilnya digunakan oleh pihak kontraktor, dalam hal ini adalah suaminya, untuk digunakan mengangkut material berupa semen.(Beres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: