Di Duga Lecehkan Profesi Wartawan Oleh Calon DPR-RI Agati Sulie Mahyudin, Ini Tanggapan Ketua PWRI Kalteng

TEWENEWS, Kuala Kapuas – Tidak pantas seorang pigur publik yang juga calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Agati Sulie Mahyudin.SE dan masih menjabat sebagai anggota DPR-RI, menulis status di akun facebooknya menyatakan Wartawan itu maju tak gentar membela yang bayar.

“Hal inilah yang memicu kemarahan para wartawan, sebab mereka menilai Agati Sulie Mahyudin, sudah melecehkan profesi wartawan,” ungkap Angga Cahya Cipta, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalimantan Tengah, Kamis (4/4/2018).

Menurutnya, orang seperti Agati Sulie Mahyudin memberi contoh yang baik dan bisa menjadi tauladan bagi masyarakat. Karena posisi sebagai calon legislatif DPRI-RI dapil Kalteng, ia juga masih menjabat sebagai anggota DPR RI, pernyataan yang ditulis di akun facebooknya sudah melukai para wartawan.

“Tidak semua wartawan seperti itu, diharapkan agar Agati Sulie Mahyudin.,SE minta maaf dan meralat pernyataannya baik di akun facebook pribadinya maupun melewati media,” harapnya.

Terpisah Lulu Mudawamah.,SE Ketua Persatuan wartawan republik Indonesia (PWRI) Kalteng, menanggapi perihal itu menyampaikan sebagai salah satu redaksi dan juga ketua organisasi wartawan menjelaskan soal pemberitaan politik jelas untuk menaikan iklan atau profil agar diterbitkan di media ada nilai yang harus di bayar. “Tidak semua wartawan membela yang bayar, kesanya seakan-akan merendahkan satu profesi,” ujarnya geram.

Baca Juga :   Jalin Kekompakan Satuan, Keluarga Besar Koramil 03/Loa Janan Gelar Buka Puasa Bersama

Lulu menambahkan, saya Sebagai wartawan dan juga selaku Pimpinan Redaksi mediakaltengnews.com dan inovasiborneo.co.id, menangapi postingan anda ( Agati Sulie Mahyudin_red), setiap manusia kerja itu perlu biaya dan gajih, jadi wajar kalau untuk publikasi pencitraan suatu publik itu perlu di bayar.

“Untuk publikasi dan profil seorang calon anggota dewan itu kalau minta ditayangkan di server media online  ya pakai duit, dan itupun sekedar untuk beli paket data,”Tegasnya.

Sebagai seorang wakil rakyat dan orang yang berpendidikan di tandaskan Lulu, ia seharusya memberikan contoh yang baik saat menyampaikan kata- kata tanpa menyinggung profesi seseorang, setiap manusia ingin hidup layak tapi garis kehidupan dan profesi orang berbeda,” tambahnya.

Pantauan dari status akun facebooknya perihal itu, saat di komentari oleh akun facebook Angga za; mantap bu tidak semua wartawan seperti itu langsung mendapat respon dari Agati Sulie Mahyudin, dengan meminta maaf atas pernyataannya itu.(Tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: