Di Lemo II Sedia Jalan Poros dan Jalan Lingkar dari Manfaat Dana Desa

TEWENEWS, Muara Teweh – Alokasi dana desa miliaran rupiah, sejatinya memicu semangat membangun para kepala desa. Hal itupula mendorong Pemerintahan Desa Lemo II, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, mengembangkan inovasi gaya membangun, agar mencapai kemajuan seperti yang diharapkan.

Bahkan selain melakukan pelebaran jalan di poros desa meliputi RT.7 hingga RT.10, Pemdes Desa Lemo II, ternyata telah menyelesaikan pekerjaan peningkatan ruas jalan, di lingkar, menghubungkan jalan poros pinggir desa dan menuju jalan trans provinsi. Pekerjaan selesai di tahun 2017-2018-2019.

“Kami juga membangun jembatan di ruas jalan lingkar diatas seda dengan pagu dana hanya Rp 700-an juta. Padahal kalau proyek APBD dengan kualitas sama, dananya bisa mencapai miliaran,” ungkap Sekdes Lemo II, Edi, disela berkeliling desa bersama tewenews.com, Jumat (24/1/2020).

Edi memang tampak bersemangat sekali mendampingi tewenews.com, yang secara khusus ke Lemo II, tuk membuktikan informasi bahwa infrastruktur dibangun dari dana desa di desa itu bagus. Kabar itu tidak salah, karena jalan dibangun bahkan dengan konsep tata perkotaan.

Berdasarkan pantauan tewenews.com selama mengitari desa tempat kelahiran Bupati Barut H Nadalsyah itu, tampak semua jalan terhubung bersinergi, baik ke poros desa, ke jalan trans provinsi maupun ke gang menuju permukiman penduduk. Ruas jalan pun tidak tanggung-tanggung, seluruhnya ditingkatkan dengan kontruksi beton.

Baca Juga :   Mantap !!! Enam Investor Patungan Bangun Jalan Batapah - Lemo

“Tahun ini kita fokus untuk membangun gorong-gorong. Kesannya hanya gorong-gorong, padahal panjang lantainya mencapai 41 meter. Karena kalau tidak kita bangun seperti jalan layang, akan beresiko runtuh, sebab air sungainya meski kecil tapi deras,” tegas Edi.

Istimewanya, Jembatan itu berada di ruas jalan menuju jalan trans provinsi menuju Palangkaraya, yang saat ini sedang dilakukan peningkatan oleh Pemprov Kallteng. Pemdes Lemo II, selain memikir kelancaran akses transportasi dilingkungan desa, merasa bertanggungjawab mendukung pembangunan jalan nasional.

“Kita targetkan semua akses infrastruktur terhubung. Yang tadinya hannya bisa dilewati kendaraan roda dua, kita pugar agar bisa untuk transportasi mobil. Ini untuk mendukung jalan provinsi yang melintas di desa Lemo,” ungkat Kades Lemo II, Rusli, menambahkan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: