Di Muara Teweh Dalam Dua Minggu, Dua Pelaku Ilegal Loging Ditangkap Polisi

oleh -195 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Praktek ilegal loging di Kabupaten Barito Utara, kalteng, nampaknya masih tinggi. Buktinya, dalam dua Minggu terakhir ada dua truck yang berhasil diamankan aparat atas dugaan praktek itu.

Pertama pada Rabu 26 Juli 2019 Satreskrim Polres Barut mengamankan Muhammad Asrani (48) sebagai supir truk warna Kuning merk Mistsubishi dengan nopol DA 1074 HB, yang mengangkut kayu ulin tanpa ijin di Jalan Lintas Kaltim, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, dengan barang bukti sebanyak tiga meter kubik.

Yang teranyar adalah penangkapan Pelaku tindak pidana kejahatan di bidang kehutanan yang terjadi di Polsek Gunung Timang, Wilayah Hukum Polres Barito Utara.

Baca Juga :   Larangan Tebang Ulin dan Kempas, Permen LHK P 92 Tahun 2018 Bisa Hambat Pembangunan di Barut

Kapolsek Gunung Timang, Iptu Bagus Winarmoko, SH mewakili kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar menyampaikan,  penindakan kali ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ K / 01 /VI/2019/Polda Kalteng/Res Barut/Sek Gunung Timang, tanggal 6 Juli 2019 tentang telah terjadinya TP Kejahatan dibidang Kehutanan, dengan korban Negara RI, yang peristiwanya terjadi pada hari Sabtu tanggal 6 Juli 2019 pukul 21.10 WIB, di simpang 30 Desa Tapen Raya kecamatan Gunung Timang,

” Pelaku bernama Fahroliady (umur 33 tahun), beralamat di jalan Paliwara No51 Rt 01 Kelurahan Paliwara, kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalsel,” kata Kapolsek di Kandui, Minggu (7/7/2019).

Baca Juga :   Janji Dinikahi, GN Setubuhi Gadis Dibawah Umur Berulang Kali

Penindakan ini dipaparkan Kapolsek Iptu Bagus Winarmoko, bermula dari adanya informasi masyarakat, bahwa ada truk yang mengangkut kayu olahan diduga jenis kruing di jalan Km 30 Desa Tapen Raya kecamatan, Gunung Timang

” Setelah mendapat informasi tersebut kami melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara dan ditemukan 1 buah truck ISUZU no pol DA 8648 FF warna putih yang bermuatan kayu Kruing bebagai ukuran kurang lebih 8 M3 (meter kubik)  tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah, kemudian truck terebut dan muatanya diamankan dan dibawa ke Polsek Gunung Timang untuk proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Menurut pengakuan tersangka Fahroliady di jelaskan  Kapolsek, bahwa kayu olahan jenis Kruing tersebut sebanyak kurang lebih 8 M3 (delapan meter kubik) rencananya akan dibawa ke Dasa Patas, Kecamatan, Gunung Bintang Awai, Kabupaten, Barito Selatan .

Baca Juga :   Polsek Gunung Timang Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pencegahan Kenakalan Remaja

Kepada yang bersangkutan kita terapkan pasal yang disangkakan yaitu pasal 78 ayat (7) jo. 50 ayat (3) huŕuf h UU no. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dengan barang bukti satu unit truck warna Putih merk Isuzu dengan nopol DA 8648 FF, Kayu olahan diduga jenis kruing dengan panjang 4 meter, berbagai ukuran sebanyak kurang lebih 8 M3,” tutupnya. (Tim)