Di SMKN 1 Gunung Purei : Kesenjangan Insentif Guru Daerah Terpencil, Membuat Guru Kurang Aktif Mengajar

oleh -50 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Akhirnya, terkuak sudah misteri beberepa oknum tenaga pengajar yang disinyalir jarang aktif di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri – 1 Gunung Purei, ternyata oh ternyata, listrik dan jaringan internet jadi penyebab utama.

Kepala SMKN-1 Gunung Purei, Dumet, mengungkapkan, banyak kendala yang menghambat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut, mulai dari listrik, kesenjangan pemerintah dalam memberi insentif guru daerah terpencil, hingga jaringan internet.

Baca Juga :   Diduga ada "Gratifikasi" Dalam Proses Kucuran Dana SMK

“keadaan sekolah kami memang memprihatinkan, guru yang berstatus PNS hanya empat (4) orang, sisanya honorer, ditambah lagi listrik tidak ada, jaringan internet juga sangat lemah, makanya guru – guru gak betah, saya aja kalau mau ngirim laporan harus ke muara teweh karena jaringan internetnya ngadat”, ungkap Dumet.

Baca Juga :   Minta Kades Lampeong II di Usut, Warga Ancam Demo Polres dan Kantor Bupati

Kepsek juga menambahkan, pihaknya meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan agar tidak pilih kasih dalam memberikan insentif guru daerah tertinggal, sehingga tidak terjadi kesenjangan yang akhirnya memicu permasalahan.

Baca Juga :   Gedung Sekolah "Reot", Murid Berprestasi Dapat Hadiah

“banyak sekolah yang dekat dengan Kota malah masuk kategori sekolah terpencil, padahal semua orang tahu kalau SMKN-1 Gunung Purei ini letaknya paling terpencil, sangat jauh dari perkotaan”, keluh Dumet. (Taufik /Tim)