Didaulat sebagai Cawapres Prabowo, Ini Profile Singkat Sandiaga Uno

oleh -54 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Sandiaga Uno akhirnya dipilih untuk mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 nanti. Terpilihnya nama Sandiaga Uno akhirnya mengakhiri beberapa spekulasi nama-nama lainnya mulai dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Hatta Rajasa dan beberapa nama lainnya. Lalu bagaimanakah jejak politik serta profil calon wakil presiden dari kubu Prabowo ini ?

Dilansir dari Kompas.com, nama Sandiaga Uno selama ini dikenal sebagai pengusaha muda dengan berbagai lini bisnisnya.

Baca Juga :   Pimpinan DPRD Bartim Sampaikan Keputusan Terkait Raperda Produk Hukum Desa

Ia semakin dikenal sebagai pejabat publik setelah memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017 sebagai wakil gubernur bersama Anies Baswedan yang menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Pria bernama lengkap H. Sandiaga Salahuddin Uno B.B.A., M.B.A, ini dinilai sebagai sosok muda yang dinamis.
Kursi DKI 2 merupakan awal karier Sandi di kancah perpolitikan.

Kini, ia semakin menancapkan jejaknya di ranah politik setelah digandeng Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal calon wakil presiden yang akan bertarung pada Pilpres 2019 mendatang.

Baca Juga :   Perketat Kendaraan Keluar Masuk, Khususnya Dari Luar Sampit.

Sandiaga, yang lahir di Pekanbaru, 28 Juni 1969, merupakan bungsu dua bersaudara dari pasangan Razif Halik Uno (Ayah) dan Rachmini Rachman (Ibu)

Sandiaga Uno memulai usahanya setelah sempat menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut.Bersama rekannya, ia mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan, PT Saratoga Advisor.

Usaha tersebut terbukti sukses dan telah mengambil alih beberapa perusahaan lain .Pada tahun 2009, ia tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes.

Baca Juga :   Rutin Prokes Personil Polsek Maliku diperiksa

Dua tahun kemudian (Tahun 2011), Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia, dan Sadiaga Uno menduduki peringkat ke-37 dengan total kekayaan US$ 660 juta.(Ap)