Diduga Ada Masalah, Pemuda Barsel Gantung Diri Dipohon Langsat Belakang Rumah Pacarnya

oleh -464 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Warga Desa Lampeong kecamatan Pematang Karau kabupaten Barito Timur provinsi Kalimantan Tengah, geger karena adanya mayat seorang pemuda yang tergantung dipohon langsat, Sabtu (01/08/2020).

Kapolres Bartim AKBP Hafidh Sosilo Herlambang SIK melalui Kapolsek Pematang Karau Ipda Rochman Hakim menjelaskan, saat pihaknya ke TKP di desa Lampeong, pemuda tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergantung di pohon langsat.

“Benar ada pemuda tergantung dengan seutas tali, seperti yang dilaporkan warga”, ucap Kapolsek.

Baca Juga :   Entah Apa yang Merasukimu Bardin, Tega Mencuri Kendaraan di Kampung Sendiri Desa Tumpung Ulung

Dilanjutkannya, sekira pukul 08.15 Wib SPKT Polsek Pematang Karau menerima informasi warga, tentang sesosok mayat gantung diri didesa Lampeong Kecamatan Pematang Karau.

Setelah mendapat informasi tersebut, personel Polsek pematang karau langsung mendatangi TKP yang berada di desa Lampeong RT 2 dan menemukan korban kondisi korban dalam keadaan tergantung di pohon langsat, dibelakang rumah sdr. Harno.

“Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Pematang Karau selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum,”terangnya.

Kapolsek menambahkan, dari hasil olah TKP tidak ditemukan identitas korban dan menurut keterangan warga, korban bukan warga Lampeong.

“Namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut diketahui bahwa korban adalah W (20) tahun warga desa Danau Masura kecamatan Dusun Selatan kabupaten Barito Selatan, yang merupakan pacar Nova Apreliani (21) tahun yang merupakan anak dari Harno”, ungkap Kapolsek.

Baca Juga :   Dengan 0,59 Gram Sabu, Randi Diamankan Sat Naroba Polres Murung Raya

“Berdasarkan Hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun isi chat/percakapan WA dari HP milik korban. Diduga korban kecewa dengan pacarnya, sehingga nekat melakukan tindakan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :   Polres Bartim Ungkap Tindak Pidana Persetubuhan Dibawah Umur, Curas, Hingga Penggelapan Hasil SPBU

Korban kecewa dengan Nova Apriliani yang tidak memperbolehkan untuk ikut tinggal dirumahnya, karena korban sedang ada masaah lain yang dihadapi sehingga tidak berani pulang kerumah.

Adapun alasan Nova Apriliani tidak mengijinkan korban tinggal dirumahnya, karena Nova yang saat ini memiliki satu orang anak dan telah berpisah dengan suami, namun belum resmi berstatus Janda karena belum ada surat keputusan, pungkasnya. (Ahmad Fahrizali).