Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Makam Warga Kamawen Dibongkar untuk Otopsi

oleh -463 views

TEWENEWS, Barito Utara – Aparat Kepolisian dari Polsek Montallat dan Polres Barito Utara membongkar makam warga Desa Kemawen, Rito Riadi (31), pada Selasa (3/11/2020) lalu. Pembongkaran dilakukan karena diduga kuat kematiannya sebagai korban pembunuhan dan bukan tewas akibat bunuh diri seperti dinyatakan sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, jenazah Rito sudah dimakamkan sejak pertengahan Agustus 2020 lalu.

“Penggalian makam (kuburan, red) almarhum Rito demi kepentingan otopsi. Jasad sudah dibawa ke Palangka Raya untuk diotopsi, lalu dimakamkan kembali di tempat semula,” ungkap Kapolsek Montallat Iptu Rahmad Tuah saat dikonfirmasi melalui selularnya, Rabu (25/11/2020) malam.

Baca Juga :   Polsek Montallat Amankan Ibadah Tutup Tahun

Menurutnya, pembongkaran makam korban ini dilakukan setelah Polisi menerima laporan dari keluarga tentang adanya kejanggalan kematian Rito, dengan menunjukkan bukti-bukti kejanggalan di TKP. Pihak keluarga yakin ia (Rito, red) bukan bunuh diri tetapi dibunuh.

Baca Juga :   PDAM Krueng Peusangan Tandatangani MoU dengan Kejaksaan Negeri Bireuen

“Tiga sampai empat hari setelah kematian korban, pihak keluarga menemukan adanya kejanggalan. Mungkin karena merasa ragu atau karena sudah menandatangani penyebab kematian akibat gantung diri, pihak keluarga baru melaporkan kejanggalan itu ke polisi tiga bulan setelah kejadian,” jelas Kapolsek.

Menindaklanjuti laporan keluarga korban tersebut, polisi langsung melakukan penggalian jasad Rito dan memeriksa TKP. Ternyata, ditemukan banyak kesesuaian dengan laporan pihak keluarga, soal adanya kejanggalan penyebab kematian.

Baca Juga :   Ops Yustisi , Polsek Montallat Sampaikan Himbauan Protokol Kesehatan ke Warga Tumpung Laung II

“Bukti-bukti dari TKP sudah kita kumpulkan. Para saksi telah diperiksa,” kata Rahmad Tuah.

Meski demikian, Kapolsek belum merinci apa saja kejanggalan yang ditemukan karena hal itu dipakai untuk kepentingan penyelidikan, termasuk hasil otopsi mengenai penyebab kematian.

“Saat ini aparat Polsek Montallat sudah mengantongi nama terduga pelakunya, namun masih mengumpulkan bukti- bukti petunjuknya,” pungkas Iptu Rahmad Tuah.

(TWN2)