Diduga Pengrjaan Talud Penahan Jalan Proyek JJLS DiKerjakan Secara Asal Asalan

oleh -313 views

TEWENEWS, Cilacap – Proyek pembangunan insfrasruktur jalan nasional jalan jalur lintas selatan (JJLS) Cisumur, gandrungmangu, bantarsari, cilacap,jawa tengah, yang pembangunan menggunakan anggaran APBN 2019.

tahap demi tahap hampir selesai di kerjakan oleh kontraktor pelaksana,dalam pengerjaan tersebut ada item pengerjaan dari awal di mulai sudah menjadi titik perhatian kalangan pemerhati, kontrol sosial publik Iembaga exsternal,juga pernah di protes dalam sebuah aksi beberapa bulan yg lampau oleh forum masyarakat peduli jalan ,di duga pekerjaan tersebut menyimpang dari aturan perencanaan gambar(bestek) yg telah di Tetapkan satker PPK ,pekerjaan yg di maksud adalah item pasangan talud penahan badan jalan,terbukti sepanjang kurang lebih 10 meter roboh.

Kejadian tersebut: Di akui kebenarannya oleh satker PPK,

Sebagai berikut: Lokasi di sta 3+600 saat ini sedang di lakukan pembongkaran

Kronologis
Kejadian hujan deras tadi malam di mana timbunan pada lokasi tersebut cukup tinggi dan dilakukan pemadatan klas A. Sehingga terjadi tekanan di samping saluran pas. batu dengan mortar yg berbentuk U menyebabkan retak pada sisi dalam badan jalan 1 segmen saluran dengan panjang kurang lebih 13 meter sehingga jatuh.

Tindak lanjut
Segera di lakukan perbaikan, hari ini telah dilakukan pembongkaran oleh PJ dan saluran di buat bentuk trapesium agar lebih stabil dalam menahan tekanan

kejadian ini sudah berulang ke dua kalinya kami mohon kepada pihak pemangku kebijakan yg punya kewenangan agar turun kebawah untuk melakukan audit investigasi terkait kontruksi pekerjaan talud tersebut.

kami berharap APBN yg di gelontorkan pemerintah pusat melalui kementrian PUPR tepat sasaran,tepat anggaran dan tepat aturan.

Kalau dugaan masyarakat ada penyimpangan Dari aturan(bestek ,speck) dalam pekerjaan tersebut.

Satker PPK tidak perlu sungkan atau ragu dalam mengambil keputusan,apabila terbukti dalam hasil audit investigasi ada penyimpangan BONGKAR ITU BARANG.

agar supaya item pasangan talud penahan jalan selanjut nya berkualitas,sesuai Perencanaan yang sudah di tetapkan kementrian PUPR.

Awak media sempat menghubungi via seluler ke salah seorang mitra rekanan nya yaitu kepala bidang investigasi BPI KPNPA RI. Bapak mulyadi tanjung,dalam percakapanya
Beliau menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut beberapa bulan yang lalu pernah di protes warga forum peduli jalan.

Di duga pasangan talud pondasi tidak tertanam,hanya menempel di permukaan tanah.

Secara logika awam
Mana mungkin mampu menahan tekanan kendaraan yang bobot muatan berat kalau talud pondasi nya cuma numpang di atas permukaan tanah.

Terahir beliau menyampaikan ke awak media.
MENCEGAH LEBIH BAIK DARI MENINDAK.

kontrol,pengawasan yang terbaik adalah dari masyarakat.

Masyarakat berharap agar pekerjaan cepat terselesaikan berkualitas tidak menyimpang dari aturan yang sudah di sepakati antara pemerintah dengan kontraktor pelaksana proyek.(Tim)