Diduga Serobot Tanah warga, Kades dan Ketua BPD Linon Besi I di Polisikan

oleh -120 views
Foto : Supardianur, Saat memperlihatkan bukti Laporan Masyarakat ke Polres Barut

TEWENEWS, Muara Teweh – Kepala Desa dan Ketua BPD di Linon Besi I Kecamatan Gunung Purei, bukannya mengayomi warga di desanya, tetapi malah sebaliknya. Dia menjadi biang masalah, teranyar ada laporan masyarakat ke Polres Barito Utara, Kalimantan Tengah, dengan tuduhan menyerobot tanah milik warganya sendiri.

Laporan dugaan tindak pidana penyerobotan tanah tersebut disampaikan oleh perwakilan dari 20 (dua puluh) orang ahli waris tanah ulayat melalui pengaduan masyarakat (Dumas) tertanggal 26 September 2018 yang ditujukan kepada Kapolres Barut dengan tembusan kepada Kapolda Kalteng serta Kapolri.

Baca Juga :   Ternyata ini Alasan Kades Lenon Besi I Tidak Tandatangani Surat Kepemilikan Tanah Adat Kakah Paye

Perwakilan ahli waris, Taufik Rahman, menegaskan, laporan tersebut adalah hasil musyawarah dan keputusan seluruh ahli waris, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan para ahli waris terhadap kepala Desa Linon Besi I yang diduga menyerobot serta menghilangkan hak mereka, serta Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Linon Besi I yang diduga terlibat dalam dugaan kasus tersebut.

Baca Juga :   Polsek Tapung Hulu Ungkap Kasus Curanmor, Satu Tersangka dan Tiga Sepeda Motor Diamankan

“Semua cara persuasif telah kami lakukan, bahkan kami telah meminta pihak Kecamatan untuk memediasi, tapi hasilnya nihil, ini adalah upaya kami untuk mengambil kembali tanah yang sejak turun temurun kami miliki dan kuasai”, ungkap Taufik.

Baca Juga :   Akhirnya, Camat Angkat Bicara Soal Krisis Listrik di Gunung Purei

Taufik juga menambahkan, pihaknya melaporkan dugaan tindak pidana penyerobotan tanah tersebut sebagaimana tercantum dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 385 dan Perppu nomor 51 tahun 1961.

Hingga berita ini diterbitkan, Suhardi, Kepala Desa Linon Besi I enggan berkomentar, tindakan serupa juga dilakukan oleh Wetson, Ketua BPD Linon Besi I ia memilih bungkam terkait dugaan tindak pidana tersebut. (Tim)