Diintimidasi Pelaku, Kepsek SD Sampirang Terpaksa Palsukan Absensi

oleh -212 views
Saksi usai memberikan keterangan di PN Palangka Raya, Kalteng.

TEWENEWS,Palangka Raya – kasus Tindak pidana Korupsi (Tipikor) terdakwa BJ pria paruh baya berumur 52 tahun Guru Sekolah Dasar Negeri 1 Sampirang I, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara di pengadilan Negeri Palangka Raya, mengungkapkan fakta baru. Senin, 11 Oktober 2021.

Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Tiga orang saksi yakni Yakni mantan kepala Sekolah, Guru Honorer dan koordinator Wilayah.

Dalam persidangan Kepala Sekolah Wanto mengaku ketakutan karena diancam oleh terdakwa sehingga melakukan penandatanganan absensi palsu dan sehingga terdakwa dapat menerima pencairan gaji.

Baca Juga :   Motor Adu Kuat, Tangan Kiri Patah

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Barito Utara Rahmadani mengatakan terkait dengan ancaman tersebut saksi mengatakan dirinya ketakutan.

“Untuk mencairkan gaji tersebut terdakwa harus absen, karena tidak menerima gaji terdakwa ini tidak menerima sehingga saksi ini disamperin dan diancam sehingga terpaksa saksi memalsukan paraf atau tanda tangan terdakwa pada tahun 2017,” ungkapnya, dikutip dari Borneonews.

Baca Juga :   Kepolisian sektor pematang karau Laksanakan ops yustisi di desa bambulung

Rahmadani menerangkan berdasarkan keterangan saksi tersebut terungkap Setelah tahun 2017 tersebut, tidak ada penandatanganan absensi lagi, namun akibat dari kurangnya pengawasan pada saat itu sehingga terdakwa dapat menerima gaji yang dicairkan ke rekening.

Selain itu, lanjutnya telah terbukti benar bahwa terdakwa ini tidak hadir pada tahun 2016 sampai 2020 namun gaji dan tunjangan guru tetap diambilnya.

Ia menambahkan bahwa saksi Walto karena merasa bersalah dan merasa bertanggung jawab telah melakukan tanda tangan palsu absensi terdakwa sehingga bisa cair, saksi ini menyetor uang sebanyak Rp 10 juta ke rekening kas Daerah Barito Utara, pada saat perhitungan inspektorat dulu.

Baca Juga :   Oknum Guru SD di Barut Manipulasi Absensi, Disdik Barut Dikelabui Tersangka

Sementara itu, Kuasa Hukum Terdakwa mengatakan hal yang meringankan terdakwa karena kondisi sekolah yang kurang diperhatikan.

“Dari keterangan terdakwa ia mengaku tidak ada melakukan pengancaman terhadap saksi,” Ucapnya singkat. (Tim).