Dinas Kesehatan Bartim Galakan Program Indonesia Sehat Melaui Pendekatan Keluarga

oleh -71 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, gelar pertemuan tindak lanjut Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di aula hotel Indra Jaya Tamiang Layang pada Kamis (07/11/2019).

Kegiatan pertemuan tersebut tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinkes Bartim Simon Biring, turut hadir dari Dinkes provinsi Kalteng, dan diikuti oleh peserta dari Puskesmas se Bartim.

Dalam sambutannya Kepala Dinkes Bartim Simon Biring mengatakan, “Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga merupakan salah satu program nasional, yang menekankan pada integrasi pendekatan akses pelayanan kesehatan, ketersediaan tenaga kesehatan, pembiayaan serta sarana prasarana, termasuk program upaya kesehatan masyarakat dan perorangan yang mencakup seluruh keluarga dalam wilayah Puskesmas” ucap Simon.

Program Indonesia sehat dilakukan dengan menegakkan tiga pilar utama yaitu penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sosialisasi ini seharusnya bukan hanya seremonial saja, yang hanya memberikan output namun juga harus memberikan outcome, yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yaitu peningkatan kesehatan keluarga di Bartim.

PIS-PK lebih mengarah kepada pembinaan pendataan yang dilakukan lanjut Simon, tanpa ada kurun waktunya begitu pula kegunaan aplikasi PIS-PK supaya jadi monitor, yang jika ada perubahan ke arah yang lebih baik maka indikator akan menjadi baik dan harus dilaksanakan pembinaan continue of care yang bertujuan untuk meningkatkan keluarga yang dibina secara kuantitas dan kualitas.

Dalam pelaksanaan PIS-PK merupakan tanggung jawab kita bersama, para petugas Puskesmas harus siap bekerja tim karena pelaksanaan PIS-PK bukan hanya satu atau dua petugas saja yang menjalankan, namun harus berkolaborasi dengan lintas program lainnya yang ada di puskesmas.

Dilakukannya monitoring dan evaluasi memang sangat penting untuk menilai kemajuan implementasi PIS-PK di masing-masing wilayah kerja puskesmas dan mengetahui hambatan apa saja yang dihadapi, serta mencari solusi bagi para petugas dalam melaksanakan pendataan monitoring dan evaluasi.

PIS-PK ini di lakukan secara berjenjang guna menilai kemajuan implementasi PIS-PK yang telah dilakukan oleh masing-masing Puskesmas, di samping itu kami ingin mengetahui segala hambatan sekecil apapun saat melakukan pendataan, sehingga dalam kegiatan monev ini dapat dicarikan solusi dan perbaikan yang nantinya akan mempengaruhi peningkatan implementasi PIS-PK di puskesmas, pungkas Simon. (Ahmad)