Dinas Pendidikan Bartim Berikan Diklat Bagi Guru PAUD

oleh -22 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, Berikan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) berjenjang bagi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Aula Hotel Indra Jaya, Senin (11/11/2019).

Diklat tingkat dasar yang diberikan kepada 80 peserta PAUD atau guru pendamping muda, yang terbagi dua paket, masing-masing paket 40 orang, yaitu guru yang prioritas hanya lulusan SMA.

Seperti yang disampaikan Kepala Diknas Bartim Dewi Murni Ibie melalui Kasi PAUD Reuni Sugiarti yang mengatakan, “Diklat tingkat dasar yang diberikan kepada 80 peserta PAUD atau guru pendamping muda, yang terbagi dua paket, masing-masing paket 40 orang, yaitu guru yang prioritas hanya lulusan SMA,” ucap Reni.

Baca Juga :   Tingkatkan Sinergitas, Kapolri Silahturami dengan Pimpinan Bank BRI

Diklat ini merupakan tingkat dasar, karena Diklat ini ada tiga yang pertama Diklat dasar, dilanjutkan dengan menengah dan nanti tingkat mahir.

Baca Juga :   Dinas Pertanian Bartim Dorong Kembangkan Tanaman Sayauran Untuk Tingkatkan Ekonomi Warga

Inti kegiatan ini lanjut Reuni yang juga merupakan Ketua Panitia kegiatan, yang pertama kami ingin memberikan pelayanan kepada guru-guru yang hanya kualifikasi akademik SMA, pertama supaya nanti ada perubahan kesejahteraan kalau mereka sudah sampai tingkat mahir, sehingga ada kesempatan untuk ikut sertifikasi.

Kedua ada tuntutan bahwa mengajar di PAUD itu ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dan ini di berikan contoh cara mengajar, cara membuat Rencana Pelaksanaan Program Harian (RPPH), cara membuat Rencana Pelaksanaan Program Mingguan (RPPM) supaya penyampaian materi di TK itu tidak rancu, Karena pada dasarnya di PAUD itu hakekatnya bermain dan belajar, jelas Reni.

Baca Juga :   Bhabinkamtibmas Polsek Balai Riam Beserta Babinsa Ajak Warga Terapkan 5M

Kebanyakan guru-guru dan orang tua menuntut siswa bisa belajar, dengan Diklat berjenjang ini materi yang diberikan, terutama mereka yang narasumber dari provinsi, yang memberikan cara mengajar di TK, pungkasnya. (Ahmad)