Dinas Pertaniaan Gelar Pelatihan Pertanian untuk Warga Binaan di Rutan Tamiang Layang

oleh -68 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Momen Hari Kesaktian Pancasila dimanfaatkan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur (Bartim) untuk menggelar Pelatihan Pertanian kepada warga binaan di Rutan Tamiang Layang Senin (1/10).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur Ir Riza Rahmadi MM melalui stap Lukmanul Chakim mengatakan, dinas pertanian Kabupaten Barito Timur (Bartim) sudah berkoordinasi terkait kegiatan penyuluhan pertanian dengan warga binaan di Rutan Tamiang Layang.

Dalam penyuluhan tersebut, ada 30 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) RutanTamiang layang yang mengikuti  pelatihan tersebut.

Baca Juga :   PSSI Bartim Kecewa, Sejak 2014 Tidak Pernah Diberi Dana Pembinaan

“Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Rutan Tamiang layang dengan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur (Bartim)Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng),” Tutur lelaki yang ramah itu.

Dirinya menjelaskan, kegiatan pelatihan tersebut akan berlangsung selama satu hari saja dan dibuka secara langsung oleh Kepala Rutan Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur (Bartim) Kalimantan Tengah (Kalteng) Bapak Wahyudi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Tekan Angka Stunting Dinas Kesehatan Bartim Orientasikan Penguatan Posyandu

Dalam kesempatan itu, Kepala Rutan Tamiang Layang Wahyudi mengatakan, sangat menyambut baik adanya Pelatihan seperti ini.

“Tidak bisa dilakukan oleh setiap UPT Pemasyaakatan dengan alasan keterbatasan lahan, namun di Rutan Tamiang Layang hal ini bisa dilakukan karena masih tersedianya lahan yang luas,” ungkap Wahyudi.

Dirinya menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal ilmu kegiatan sehari-hari selama menjalani pidana di Rutan Tamiang Layang terangnya.

Baca Juga :   HUT RI, Rutan Tamiang Usulkan Remisi 1 Napi Perempuan dan 119 Napi Laki Laki

Sementara itu, salah satu PPL di Dinas Pertanian Bartim mengatakan, Teknis pelatihan mengenai Komoditi Hortikultura (cabe, terong, sawi, bawang merah) mulai pembibitan tanaman sampai dengan panen dan pasca panen mempunyai nilai ekonomis yang artinya sangat diperlukan masyarakat sehingga mudah untuk dipasarkan,”ujar penyuluh pertanian.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan dan membawa ilmu yang telah didapat dalam kehidupan kelak setelah bebas,” harap penyuluh pertanian. (Budi).