Dinas Pertanian Bartim Terus Tingkatkan Sarana dan Prasarana Pertanian

oleh -32 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Daerah kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, dalam mewujudkan visi misinya yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya melalui bidang Pertanian. Sehingga fasilitas untuk menunjang percepatan maupun sarana dan prasarana untuk pertanian lebih diutamakan.

Seperti lahan seluas 50 hektar yang terletak di desa Simpang Bingkuang Kecamatan Paku , program cetak sawah tahun 2017 lalu sempat terbengkalai, kini dapat difungsikan kembali setelah Embung sudah bisa beroprasi.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Bartim Ir.Riza Rahmadi, MM saat mengunjungi lokasi Embung kepada awak media mengatakan “Sarana penunjang petani yakni Embung dengan ukuran 20 x 30 meter yang dibuat untuk mengaliri sawah, kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya”, ucap Riza dilokasi Embung pada minggu (15/12/2019)

Baca Juga :   Penerimaan Perangkat Desa di Bartim Akan Menggunakan Sistem CAT

Pada tahun 2019 ini kita coba mengelola dan menata air, kita coba kelola Embung disini. Sawah yang sudah teraliri air bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok tani yang ada di Simpang Bingkuang, dan kedepannya akan kita tingkatkan dengan membuat pintu air dan saluran tersier.

Embung atau cekungan penampung (retention basin) adalah cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan serta untuk meningkatkan kualitas air di badan air yang terkait (sungai, danau). Adapun Embung menampung air hujan di musim hujan dan lalu digunakan petani untuk mengairi lahan di musim kemarau.

Baca Juga :   Bupati Bartim Ampera AY Mebas, Buka Festival Tandak Intan Kaharingan ke IX

Sebelumnya para petani di Desa tersebut mengeluhkan karna program cetak sawah yang di sediakan tidak menghasilkan bagi para petani yang mengelola lahan tersebut, disebabkan kurangnya kontrol air untuk sawah yang apabila musim kemarau tidak ada air, dan sebaliknya pada musim penghujan sawah tersebut banjir oleh debid air yang tak terkontrol.

Riza berharap agar Kepala Desa (Kades) bisa mengembangkan dan meningkatkan serta memaksimalkan fungsi lahan tersebut digunakan untuk menanam sayuran maupun padi, harapnya.

Sementara Kadem Simpang Bingkuang Awatno Dawau yang juga Ketua Kelompok Tani (Oktan) Kalau Pamelum mengatakan “Pihaknya sangat terbantu oleh adanya Embung yang sangat bermanfaat bagi masyarakat desa yang pada umumnya mayoritas petani”.

Baca Juga :   Gugatan Dikabulkan, Majelis Hakim Perintahkan Oknum Karyawan BRI Kembalikan Uang Rp 700 Juta Milik Debitur

Kita sangat terbantu dengan adanya Embung, Pemda melalui Dinas Pertanian baik dari penyuluhnya rutin masuk berkomunikasi dengan menanyakan masalah-masalah adapun bimbingan peragaan penggunaan racun-racun dan sebagainya dari Distan.

Begitu juga pemberian bantuan bibit racun saprodi, Alsintan yakni traktortraktor, pompa air dan lainya. Dinas Pertanian selalu memberi bantuan setiap kegiatan, artinya sangat mendukung, saya akan berusaha mengajak para petani ini supaya mengelola lahannya dengan baik dan maksimal, pungkasnya. (Ahmad)