Dinas Pertanian Perkenalkan Urban Farming dan Dunia Pertanian Hidroponik Kepada Murid dan Guru SDN 03 Tamiang Layang

oleh -315 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, dan Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Dusun Timur, melanjutkan pembuatan modul hidroponik dalam rangka memperkenalkan Urban Farming dan dunia pertanian hidroponik kepada murid dan guru SDN 03 Tamiang Layang.

Kegiatan tersebut sudah ketiga kalinya dan Jum’at , 15 Februari 2019 Distan kembali menerapkan sebagai pembelajaran mengenal proses dalam menanam memelihara dan sampai panen secara hidroponik, dalam bidang pertanian.

Sistem bercocok tanam tanpa tanah ini sedang populer di bidang pertanian dan bisnis. Selain hasil panennya yang berkualitas tinggi, harga jual dari hasil panen tersebut juga tergolong cukup fantastis. Tak mengherankan jika kini banyak masyarakat yang melakukan budidaya tanaman melalui hidroponik.

Hidroponik rupanya tidak hanya diminati oleh para petani, namun juga diminati oleh guru-guru yang ada di SD Negeri 03 Tamiang Layang , Sekolah tersebut menerapkan program hidroponik kepada seluruh warga sekolah dalam rangka menanamkan pendidikan karakter yang dicanangkan oleh pemerintah.

Menurut Kepsek SDN 3 Tamiang Layang Siono,Spd, program hidroponik dipilih karena sekolah ditunjuk oleh Pemkab Bartim menjadi pelopor sekolah hidroponik. Selain itu, sekolah merupakan sekolah berbasis Adiwiyata.

“Program hidroponik ini diharapkan dapat meningkatkan karakter siswa terutama peduli lingkungan,”ujarnya.

Semntara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Ir.Riza Rahmadi MM terus berupaya tingkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, dan tidak terlewatkan memberi arahan-arahan pada jajarannya untuk mengembangkan sistem bertanam dalam bentuk apapun agar lebih mengenal cara bertani dan memahami manfaatnya.

“Kita Distan mengajak masyarakat untuk mengenal proses bertani dan memahami manfaat dari berbagai jenisnya dan dapat mengembangkan potensi pertanian sejak dini,” ujar lelaki yang dikenal sangat ramah ini di Tamiang Layang, Sabtu (16/2/2019).

Dirinya mengatakan, Distan akan mengunjungi dan memberikan pembelajaran, tujuannya menanam ilmu agar generasi yang akan datang tidak meninggalkan hal seperti ini, hanya karna perkembangan zaman modern.

Dalam hal ini, Distan menerapkan metode bertani dengan menanam tanpa menggunakan tanah, karna cara ini lebih mudah dan dapat di terapkan siapa saja dan dimana saja. Dengan adanya cara seperti ini, kita dapat memanfaatkan waktu serta lahan yang cukup.

“Semoga dengan adanya kegiatan dan upaya seperti ini mampu menarik minat masyarakat kepada sektor pertanian di kabupaten Barito Timur khususnya,”tutupnya. (DPB/TWN5)