Dinas Sosial Bartim Jelaskan Adanya Kekeliruan Data Penerima Bansos

oleh -8 views
Kepala Dinas Sosial Bartim H. Rusdianor
Kepala Dinas Sosial Bartim H. Rusdianor

TEWENEWS, Tamiang Layang – Menanggapi keluhan warga kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah mengenai adanya kekeliruan data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) pusat dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pemerintah provinsi Kalteng Dinas Sosial (Dinsos) Bartim berikan penjelasan.

Kepala Dinas Sosial Bartim H. Rusdianor melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Santai Nyawit mengatakan “Adanya data penerima BST yang sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu, namanya diambil langgung oleh Kemensos melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bukan usulan Dinsos kabupaten dan pengambilan bisa dilakukan oleh ahli waris”, ucapnya via WhatshApp Sabtu (30/05/2020).

Baca Juga :   Kapolsek Gunung Timang Bagikan Sembako ke Warga Kurang Mampu di Desa Kandui

Dilanjutkannya, ada 1.500 data DTKS yang diambil langsung oleh Kemensos untuk penyaluran BST di Bartim, selebihnya barulah data non-DTKS yang memang kita ajukan.

Baca Juga :   Kapolres Bartim Serahkan Bantuan Sembako dan Tali Asih Kepada Lansia Dan Kaum Dhuafa

DTKS adalah warga yang sudah tercatat di kementerian sosial sebagai warga miskin atau miskin lama yang sudah mendapat bantuan rutin dari pemerintah.

Baca Juga :   Dinas Pertanian Bartim Kontrol Nutrisi di SDN 03 Tamiang Layang

Dijelaskan Santai, adapun warga yang terdata dalam DTKS adalah warga yang rutin menerima bantuan selama ini. Seperti bantuan dalam program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)