Direktur PT Skyland Energi Power Terancam Hukuman 10 Tahun dan Denda Rp 10 Miliar

oleh -446 views
Surat Dinas ESDM Kalteng Nomor 700/2868/II.2 DESDM

MUARA TEWEH– Direktur PT Skyland Energi Power rupanya cukup nekat melakukan aktivitas tambang tanpa adanya Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Padahal, dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang kineral dan batubara Pasal 158 sudah jelas disebutkan setiap orang yang melakukan usaha pertambangan tanpa IUP, IPK, atau IUPK dipidana dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Baca Juga :   Tim Polres Barut Ringkus Tiga Pelaku Peti, 1 Masih Buron

Untungnya, pihak Dinas ESDM Pemprov Kalteng tidak langsung menurunkan sanksi. Mereka hanya memberikan surat peringatan supaya PT Skyland Energi Power segera melakukan penghentian aktivitas tambang. Melalui surat No 700/2868/II.2/DESDM.

Namun, dalam surat ini dengan tegas disebutkan jika PT Skyland Energi Power tidak menghentikan aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara (Barut), maka sanksi sesuai perundang-undangan akan diterapkan.

Baca Juga :   8 Bulan Baliho DD-ADD Tidak Ada, Kades Rimba Sari: Masih Dipesan di DinSOSPMD

Surat peringatan untuk segera menghentikan aktivitas tambang ini pun sudah ditembuskan kepada berbagai pihak yakni Gubernur Kalteng, Dirjen Mineral dan Batubara, Direktur Teknik dan Lingkungan, Kapolda Kalteng, serta Bupati Barito Utara.

Aktivitas pertambangan tanpa IUP yang dilakukan PT Skyland Energi Power diketahui setelah Tim Pengawas Minerba Energi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Pemprov Kalteng melakukan pengecekan lokasi pertambangan pada 14 Desember 2017. Saat ini kegiatan pertambangan yang dilakukan PT Skyland Enegi Power telah sampai pada tahap operasi produksi.(agustian)