Ditipu Oknum Kades Liang Naga, Seorang Gadis Mengadu ke Media

oleh -173 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Lagi-lagi seorang oknum kepala desa (Kades) di wilayah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), bikin ulah. Kali ini, Zul, oknum Pelaksana Tugas (Plt) Kades Liang Naga, Kecamatan Teweh Baru, dituding menipu gadis, 28 tahun, sebut saja Bunga, namanya.

Zul nekad membuat surat cerai palsu, hanya agar cintanya diterima oleh sang gadis. Padahal hanya dijadikan Wanita Idaman Lain (WIL). Ironisnya, penipuan berlatar belakang percintaan ini sudah dilaporkan kepada pejabat atasan Zul, tapi tidak direspon.

Baca Juga :   Gasak Sejumlah Barang di Rumah Dinas, S Dibekuk Polisi

“Saya ingin keadilan. Saya terpaksa mengadu ke media, karena laporan ke atasan Zul, tidak ditanggapi. Dia menipu dengan surat cerai palsu,” ungkap Bunga lirih, saat mengadukan masalahnya kepada tewenews.com, Kamis (2/5/2019).

Bunga, memang gadis cantik, memiliki kulit putih perawakan tinggi dan berparas cantik. Dia tinggal di Kota Muara Teweh, Tepatnya di Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Barut.

Baca Juga :   Bus Lima Jaya Tujuan Kupang Terbalik, Beberapa Mahasiswa Meninggal Lainnya Luka Parah

Dia mulai menjalin hubungan atau berpacaran dengan Zul, akhir November 2018. Kemudian bulan Januari 2019, Bunga ingin mengakhiri hubungan mereka. Intinya Bunga, tidak bisa melanjutkan hubungan kalau tidak sah.

Mengakali agar hubungan mereka tetap berlanjut itulah, akhirnya Zul nekad membuat surat cerai. Surat diperlihatkan kepada Bunga, sehingga gadis ini percaya, bahwa pria idamannya, benar-benar singel.

“Saya mengetahui bahwa surat cerai itu palsu, dari mulut Zul sendiri. April kami resmi putus. Tapi saya merasa ditipu, karena hubungan kami, karena surat cerai palsu itu. Saya tidak mau seandainya tahu masih beristri,” tegas Bunga.

Bunga mengakui sudah melaporkan masalah tersebut, di antaranya dengan Camat Teweh Baru dan pihak BKD. Tapi justru diminta berdamai, ditolaknya karena merugikan dia. Selain itu, Bunga juga melapor kasus ini ke nomor Washapp bupati, dengan harapan dapat keadilan. (Tim)