Dituding Langgar Aturan Dengan Merangkap Ketua KONI, Bupati Bartim Nyatakan Siap Mundur

oleh -925 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Bupati kabupaten Barito Timur provinsi Kalimantan Tengah, diduga langgar aturan perundang – undangan dengan merangkap jabatan sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bartim Paulus Kia Botoor “Kepala Daerah Bartim menabrak aturan Undang – Undang Republik Indonesia nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional pasal 40 dengan menjabat ketua KONI”, ucapnya kepada wartawan Jumat malam (19/06/2020).

Baca Juga :   Kapolres Bartim Serahkan Bantuan Sembako dan Tali Asih Kepada Lansia Dan Kaum Dhuafa

Dilanjutkan Paulus, sudah jelas pasal 40 berbunyi “Pengurus komite olahraga nasional, komite olahraga provinsi, dan komite olahraga kabupaten/kota bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik”.

Baca Juga :   DPRD Bartim Turut Berpartisipasi Atas Kelancaran Oprasi Bibir Sumbing dan Celah Langit

Bagaimana Bupati akan memberikan dana hibah kepada KONI, sementara Ketua KONI yang nota bene Bupati merupakan pemberi hibah, tentu pada saat pertanggungjawaban akan menjadi persoalan, selain ada kucuran dana dari KONI pusat.

“Saya sudah ngotot memperingatkan dari awal pada saat pemilihan, Bupati tidak boleh menjabat ketua KONI, harusnya pemilihan ada musyarawarah atau penunjukan, namun pemilihan di Aula kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Bartim, sudah diseting Panahan Moetar yang yang selalu menyebut ini kata Bupati”, ungkap pelatih yang memegang lisensi AFC tersebut.